Suara.com - Striker Brescia, Mario Balotelli, belum lama ini mengalami kejadian kurang mengenakkan. Ia mendapat serangan rasisme dari suporter Hellas Verona dalam pertandingan Serie A Italia 2019/2020.
Kejadian ini mendapat reaksi dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Gabriele Gravina selaku presiden FIGC mengusulkan agar Balotelli kembali memperkuat Timnas Indonesia sebagai bentuk melawan rasisme.
Namun, usulan sang presiden FIGC ditolak mentah-mentah oleh pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini. Mantan pelatih Inter Milan itu hanya ingin memanggil Balotelli sesuai performa, bukan yang lainnya.
"Sepak bola dan olahraga harus bersatu, bukan saling menghancurkan. Pada 2020, kami masih berbicara tentang warna kulit," ujar Mancini, dikutip dari Goal.
"Dia [Balotelli] akan dipanggil, jika dia memang layak mendapatkan kesempatan tersebut," lanjutnya.
"Anda dapat berpikir seperti yang dikatakan presiden. Tetapi, Anda perlu memahami bahwa jika Balotelli mendapatkan kesempatan lain, itu karena ia pantas dipanggil dari sudut pandang teknis," tuturnya menambahkan.
Balotelli memang belum moncer bersama Brescia di Serie A Italia 2019/2020. Dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni, mantan striker Manchester City itu baru mengemas dua gol.
Sebagai informasi, striker 29 tahun itu telah mengoleksi 36 caps bersama Timnas Italia dan mengemas 14 gol. Namun, Balotelli belum dipanggil lagi sejak tampil membela Timnas Italia melawan Polandia di UEA Nations League pada 2018.
Baca Juga: Lawan Iran Jadi Persiapan Terakhir Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Link Live Streaming Persebaya vs Malut United: Debut Manis atau Pahit Tavares?
-
Hasil Bundesliga: Diwarnai Drama 6 Gol, Frankfurt versus Dortmund Berakhir Kecewa
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Persib Bandung dan APPI Gelar Charity "Dari Sepak bola untuk Sumatra"
-
Catat! Ini Harga Tiket Nonton Timnas Indonesia pada Piala Asia Futsal 2026
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat