Suara.com - Bhayangkara FC dipastikan bakal memakai Stadion Patriot di Bekasi saat menjamu Persija Jakarta, Rabu (4/12/2019). Suporter jadi alasan Bhayangkara FC menggunakan stadion kebanggaan warga Bekasi itu.
Sebagaimana diketahui, markas Bhayangkara FC aslinya adalah di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Khusus untuk melawan Persija akan berlangsung di Stadion Patriot, mengingat antusias Jakmania --sebutan suporter Persija-- yang besar.
Apalagi, kedua tim sama-sama berada di Jakarta. Ditambah Bhayangkara FC tidak memiliki suporter sebanyak Persija Jakarta.
"Lawan Persija di Stadion Patriot. Tidak tertampung jika digelar di Stadion PTIK," kata Sumardji saat dihubungi Suara.com.
Maklum, Stadion PTIK hanya memiliki kapasitas sekitar 3000 kursi. Sementara Stadion Patriot, dapat menampung kurang lebih 30.000 orang.
CEO Persija Ferry Paulus ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Namun, ada perubahan waktu kick off pertandingan di pertandingan itu.
"Lawan Bhayangkara tanggal 4 (Desember 2019) sudah positif main di Stadion Patriot. Jamnya yang diubah dari 18.30 ke 15.30," ujar Ferry Paulus.
Bhayangkara FC dan Persija sama-sama dalam tren positif. Bhayangkara belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir.
Sementara Macan Kemayoran --julukan Persija-- belum kalah dalam lima pertandingan terakhir. Bhayangkara ada di posisi tujuh klasemen sementara, lalu Persija ada di peringkat 11.
Baca Juga: Bhayangkara FC Bantu Aremania Korban Jatuh dari Tribun Stadion PTIK
Tag
Berita Terkait
-
Negosiasi Perpanjang Kontrak Sedang Berjalan, Ini Harapan Marko Simic
-
Bhayangkara FC Bantu Aremania Korban Jatuh dari Tribun Stadion PTIK
-
Lakukan Selebrasi Usai Bobol Gawang Arema FC, Ini Kata Adam Alis
-
Pelatih Persija Akui 2 Pemain Muda Tampil Gugup di SUGBK
-
Resmi, Persija Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Klub Raksasa Jepang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan