Suara.com - Lazio sukses menjadi klub pertama yang mampu mengalahkan Juventus di ajang Liga Italia Serie A 2019/2020. Pasukan Elang Ibu Kota menang telak 3-1 dalam laga lanjutan Serie A di Olimpico Stadium, Minggu (8/12/2019) dini hari WIB.
Juventus sempat memimpin lebih dahulu melalui gol yang dicetak Cristiano Ronaldo di menit ke-25'. Namun gol tersebut justru memicu semangat anak-anak asuhan pelatih Simone Inzaghi yang sukses membalas dengan tiga gol. Gol-gol Lazio masing-masing dicetak oleh Luiz Felipe di menit 45, Sergej Milinkovic-Savic menit ke-74 dan Felipe Caicedo menit 90'.
Dengan hasil ini, Juventus gagal menyalip Inter Milan di puncak klasemen sementara Liga Italia Serie A yang sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan AS Roma. Juventus tertahan di posisi dua dengan raihan 36 poin dari 15 pertandingan. Mereka terpaut dua poin dari Inter Milan yang ada di pucuk.
Sementara bagi Lazio, kemenangan ini menjadikan mereka memperpendek jarak dari Juventus yang kini hanya terpaut tiga poin. Lazio kini nyaman di posisi tiga dengan raihan 33 poin. Mereka unggul empat poin dari rival sekotanya AS Roma yang ada di posisi empat dengan 29 poin.
Jalannya pertandingan
Sejatinya Juventus mampu mengawali laga dengan baik. Sejumlah serangan dibangun dan cukup merepotkan barisan belakang Lazio. Terbukti mereka bisa unggul terlebih dahulu melalui sontekan Cristiano Ronaldo di menit 25'.
Gol berawal dari pergerakan Rodrigo Bentacur di sisi kiri pertahanan Lazio. Pemain bernomor punggung 30 itu kemudian melepas umpan mendatar ke jantung pertahanan lawan. Bola mengalir deras tak bisa dibendung kiper Thomas Strakosha. Bola yang sudah lewat dengan mudah dicocor Ronaldo yang sudah menunggu di muka gawang Lazio dan gol! Juventus memimpin 0-1.
Tertinggal dua gol membuat Lazio berupaya bermain lebih menekan. Namun sejumlah upaya yang dilakukan gagal berbuah gol. Salah satunya dari sepakan keras striker andalan mereka Ciro Immobile.
Hingga memasuki menit akhir babak pertama, tuan rumah akhirnya sukses menyamakan kedudukan. Di menit 45 sebuah umpan cantik Luis Alberto dari sisi kanan pertahanan Juventus disambut tandukan kepala Luiz Felipe dan masuk! skor sama kuat 1-1. Hingga turun minum skor imbang tak berubah.
Baca Juga: Inter Milan Ditahan Imbang AS Roma Tanpa Gol di Giuseppe Meazza
Memasuki babak kedua, permainan kedua tim sama-sama terbuka. Aksi jual beli serangan tak terelakan. Sebuah solo run dilakukan Ciro Immobile hingga terhenti oleh sebuah dorongan dari Juan Cuadrado, namun wasit tak menunjuk titik putih, permainan tetap berjalan.
Lalu sepakan keras kaki kiri Paulo Dybala nyaris membuat Juventus unggul. Namun kiper Strakosha masih sigap mengamankan gawangnya.
Petaka akhirnya datang bagi Juventus di menit 69'. Bermula dari sebuah serangan balik cepat anak-anak Lazio, bola kemudian diumpan jauh ke arah Manuel Lazzari yang sudah berlari sendirian tak terkawal. Belum sempat menyentuh bola, pemain sayap Lazio itu sudah diganjal dengan keras oleh Juan Cuadrado. Para pemain Lazio langsung memprotes aksi pelanggaran keras oleh Cuadrado tersebut.
Awalnya wasit Michael Fabbri hanya memberikan kartu kuning saja. Namun akhirnya ia memutuskan untuk melihat Video Assistant Referee alias VAR. Usai melihat VAR ia langsung membatalkan kartu kuning dan menggantinya dengan kartu merah.
Cuadrado awalnya tak terima atas kartu merah tersebut, ia bahkan tampak berseteru dengan sang kapten Juventus Leonardo Bonucci yang mencoba menenangkannya.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Lazio, dan gol kemenangan benar-benar tercipta pada menit 74'. Sebuah umpan lambung cantik sukses dimenangkan Sergej Milinkovic-Savic di kotak penalti Juventus, dengan dingin gelandang Serbia itu menaklukkan kiper Wojciech Szczesny, Lazio unggul 2-1.
Berita Terkait
-
Inter Milan Ditahan Imbang AS Roma Tanpa Gol di Giuseppe Meazza
-
Tak Datang ke Acara Ballon d'Or, Ronaldo ke Mana?
-
Inter Milan Akhirnya ke Puncak Klasemen Lagi setelah Satu Dekade yang Lalu
-
Inter Kudeta Juventus di Puncak, Berikut Hasil Lengkap Liga Italia
-
Hasil Liga Italia: Jamu Sassulo di Turin, Juventus Kehilangan Dua Poin
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris