Suara.com - Atletico Madrid akan menentukan nasib mereka di Liga Champions 2019/2020 pada Kamis (12/12/2019) dini hari WIB nanti. Kelolosan ke babak 16 besar akan ditentukan saat menjamu wakil Rusia, Lokomotiv Moskow pada laga matchday pamungkas Grup D di Estadio Wanda Metropolitano.
Di Grup D ini, Atletico dan Bayer Leverkusen memang masih berebut satu tiket untuk mendampingi sang juara grup, Juventus ke fase gugur.
Saat ini, Atletico berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan raihan tujuh poin dari lima laga yang telah dilakoni.
Sementara itu, Lokomotiv yang berada di dasar klasemen sudah tak memiliki kans untuk lolos karena baru mengoleksi tiga poin.
Namun yang jadi masalah untuk Atletico, Leverkusen saat ini mengekor di peringkat ketiga dengan torehan enam poin.
Di saat yang bersamaan, Leverkusen di BayArena akan menjamu Juventus yang sudah memastikan diri lolos ke 16 besar dan juga sudah memastikan diri sebagai jawara Grup D.
Karena itu, Atletico tentunya membidik kemenangan atas Lokomotiv pada laga dini hari nanti mengingat mereka hanya unggul satu poin atas Leverkusen.
Atletico sendiri masalanya sedang berada dalam form yang jauh dari kata memuaskan.
Akhir pekan lalu, klub berjuluk Los Colchoneros hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat sowan ke kandang tim papan tengah Villarreal dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2019/2020.
Baca Juga: Timnas U-22 Gagal Raih Emas, Indra Sjafri Tetap Didukung Latih Tim Senior
Jika dalam beberapa musim terakhir konsisten menghuni papan atas, musim ini Atletico masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen Liga Spanyol meski kompetisi sudah berjalan 16 pekan.
Atletico saat ini masih terpaut delapan poin dari Barcelona dan Real Madrid yang berada di posisi dua teratas klasemen, dengan dua tim raksasa Spanyol itu sama-sama masih menyimpan tabungan satu laga.
Hasil imbang kontra Villarreal akhir pekan lalu juga membuat Atletico telah tanpa kemenangan dalam empat partai pamungkas mereka di semua kompetisi.
Terkait performa Atletico yang mengecewakan di 2019/2020, pelatih Diego Simeone sendiri menyebut musim ini merupakan musim transisi bagi Los Colchoneros.
Atletico memang menjual ataupun melepas sederet pilar macam Antoine Griezmann, Lucas Hernandez, Diego Godin, Rodri, Juanfran, dan Felipe Luis pada bursa transfer musim panas 2019 lalu.
Sementara nama-nama yang diboyong sebagai pengganti macam Hector Herrera, Kieran Trippier, Marcos Llorente, Renan Lodi, Mario Hermoso, Ivan Saponjic, hingga wonderkid Joao Felix penampilannya praktis masih angin-anginan.
Berita Terkait
-
Diego Simeone Bangga Atletico Madrid Dua Kali Singkirkan Barcelona
-
Cedera Parah, Gelandang Atletico Madrid Terancam Absen Bela AS di Piala Dunia 2026
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
-
Satu Kemenangan Lagi! Bintang Timnas Indonesia Calvin Verdonk di Ambang Pintu Liga Champions
-
AC Milan Terancam Terdepak dari Zona Liga Champions
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
-
Media Inggris Desak MU Segera Resmikan Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
-
Arema FC Bidik Sapu Bersih Kemenangan di Dua Laga Terakhir BRI Super League 2025/2026
-
Grup Neraka Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Terjepit Antara Raksasa Jepang dan Ancaman Thailand
-
Kampanye Play for Peace Ubah Duel UKI vs UNJ Jadi Simbol Sportivitas
-
Siap Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri: Ketika Negara Memanggil, Harus Bilang Ya
-
Messi Kapten, Lionel Scaloni Berani Buang Paulo Dybala Demi Darah Muda Serie A di Piala Dunia 2026
-
Militansi Suporter Garuda Jelang Laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Exco PSSI: Gila
-
Sadar Tak Bisa Ngeles, Ini Perasaan John Herdman Tahu Timnas Indonesia Hadapi Jepang di Piala Asia
-
Ribut-ribut Pemain Setelah Duel Persija vs Persib, PSSI Belum Berani Ambil Sikap