- Liga Universitas Coca-Cola 2026 mengusung kampanye Play for Peace untuk meningkatkan sportivitas antarmahasiswa selama berlangsungnya kompetisi sepak bola.
- Pertandingan antara UKI dan UNJ di Stadion UMJ, Tangerang Selatan, pada 9 Mei 2026 menekankan sikap saling menghormati.
- Turnamen yang berlangsung 14 April hingga 17 Agustus 2026 ini mempertandingkan total 98 laga di regional Jakarta dan Bandung.
Suara.com - Semangat sportivitas dan persatuan mewarnai Liga Universitas Coca-Cola 2026.
Kampanye Play for Peace mendapat perhatian besar pada pekan keempat Regional Jakarta, terutama saat laga bergengsi antara Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Stadion Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Tangerang Selatan, Sabtu (9/5/2026).
Pertandingan tersebut tidak hanya memperebutkan poin, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan pentingnya saling menghormati dan membangun atmosfer sepak bola kampus yang sehat.
Dukungan Pelatih dan Kapten
Pelatih UNJ, Theophanic Isfahani Mustafa, menilai kampanye ini mampu mempererat hubungan antarmahasiswa melalui sepak bola.
“Sangat bagus dengan adanya kampanye Play For Peace di Liga Universitas Coca-Cola 2026. Ini sarana membangun sportivitas dan rasa saling menghargai,” ujarnya.
Kapten UNJ, Taufik Al’Hakim Akbar, juga menegaskan pentingnya rasa hormat dalam pertandingan.
“Kita harus respek kepada teman dan lawan. Respek penting dalam menjunjung Play For Peace,” katanya.
Dari kubu UKI, pelatih Budiono mengapresiasi penyelenggaraan liga yang dinilainya semakin profesional.
Baca Juga: Game Sepak Bola Mobile Total Football VNG Mulai Masuk ke Ranah Esports Regional
“Saya bersyukur Liga Universitas Coca-Cola 2026 dikemas seperti kompetisi profesional,” ujarnya. Ia juga menyinggung aturan baru kartu kuning (Sin Bin), yakni pemain yang menerima kartu kuning harus keluar selama tiga menit.
Budiono menambahkan bahwa timnya kini mengedepankan sportivitas.
“UKI harus bermain kuat dengan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Kapten UKI, Ryo Demas, turut menekankan pentingnya menjaga sikap di lapangan.
“Walau tensi tinggi, sportivitas tetap yang utama. Saling respek satu sama lain,” ujarnya.
Klasemen Sementara
Berita Terkait
-
Garuda Yaksa FC Lolos ke Liga 1, DPR Sebut Prestasi Diraih Murni dari Lapangan
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Dorong Revolusi Sepak Bola Putri usai Suksesnya MLSC Banjarmasin
-
Banjir Talenta, Pelatih Kebingungan Pilih Pemain Persiapan All Star dari MLSC Bekasi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Siapa Saja Juara Grup?
-
Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026