Suara.com - PSIS Semarang mengincar kemenangan pada pertandingan terakhir mereka di kompetisi Liga 1 2019 saat menjamu Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto Magelang pada Sabtu (21/12).
"Di pertandingan terakhir PSIS siap meraih tiga poin untuk memperbaiki peringkat di klasemen akhir liga," kata Manajer PSIS Semarang Anton Nikijuluw di Semarang seperti dilansir Antara.
Menurut dia, PSIS akan tetap tampil fight untuk mempertahankan tiga poin.
Meski tidak akan diperkuat tiga pilar utamanya akibat akumulasi kartu kuning, ia tetap optimistis PSIS meraih kemenangan di laga kandang tersebut.
Tiga pemain yang akan absen di laga pamungkas tersebut adalah Wallace Costa, Bruno Silva dan Tegas Infantrie.
Pada pertandingan terakhir ini, lanjut dia, manajemen PSIS juga meminta para pendukung tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah ini tetap menjaga ketertiban hingga akhir pertandingan.
"Jangan menyalakan kembang api, jangan masuk ke dalam lapangan usai laga agar PSIS tidak mendapat sanksi," katanya.
Menurut dia, regulasi yang sudah ditetapkan oleh PT Liga Indonesia tetap berlaku hingga laga terakhir kompetisi.
Baca Juga: Cedera Engkel, Ini Waktu Comeback Evan Dimas
Berita Terkait
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Ryo Matsumura Tinggalkan Persija, Cedera dan Masa Peminjaman Jadi Awal Perpisahan
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan