Suara.com - Persija Jakarta berhasil menutup kompetisi Liga 1 2019 dengan manis setelah mengalahkan tuan rumah Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Sabtu (21/12/2019).
Tim berjuluk Macan Kemayoran itu menang dengan skor 3-1. Ini menjadi hasil manis bagi Persija di akhir pertandingan kompetisi Liga 1 musim ini.
Jalannya Pertandingan
Kendati sudah dipastikan terdegradasi, Kalteng Putra tetap tampil ngotot. Sejak awal pertandingan mereka terus melancarkan serangan kepada Persija yang bermain tanpa beberapa pemain andalan.
Peluang Kalteng Putra didapat pada menit kelima saat Kevin Gomes memberikan bola pada Yan Pieter Nasadit yang berlari ke dalam kotak penalti. Beruntung, Shahar Ginanjar masih cepat menangkap bola.
Persija terlihat cukup kesulitan untuk menembus pertahanan lawan. Serangan yang dimulai dari sisi sayap selalu putus ketika mendekati kotak penalti lawan.
Kalteng Putra beberapa kali memiliki peluang untuk mencetak gol lebih dahulu. Salah satunya dari kaki Michael Rumere di menit 35.
Sepakannya dari luar kotak penalti yang memanfaatkan situasi sepak pojok masih menyamping di sisi kiri gawang Shahar Ginanjar.
Absennya Marko Simic tampak berpengaruh pada lini depan Persija. Alhasil, skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama selesai.
Baca Juga: Video Chavez Dilempari Botol Minuman oleh Fans Usai Menyerah Lawan Jacobs
Babak kedua baru berjalan empat menit, Persija membuka keunggulan 1-0. Berawal dari sepak pojok Ismed Sofyan, Xandao berhasil menjebol gawang Kalteng Putra.
Masuknya Riko Simanjuntak di babak kedua menambah serangan bagi Persija. Beberapa kali, mereka memberikan tekanan ke tim Kalteng Putra meski belum berbuah gol.
Menit ke-70 Kalteng Putra menyamakan kedudukan. Matsunaga sukses mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah keadaan kembali imbang menjadi 1-1.
Sepuluh menit setelah gol Kalteng Putra, Persija kembali memberikan tekanan. Sayang belum ada gol yang diciptakan.
Akhirnya serangan bertubi-tubi Persija membuahkan hasil setelah adanya pelanggaran di kotak penalti.
Xandao yang menjadi eksekutor berhasil menjebol gawang Kalteng Putra pada menit 87. Skor menjadi 2-1 untuk Persija.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
-
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
-
Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
-
Bukan Juara, STY Ungkap Target Utama Persija di Piala Presiden 2026
-
Baru Gabung Setengah Musim, Persija Justru Lepas Cyrus Margono
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit