Suara.com - Mantan kapten Timnas Indonesia, Hansamu Yama Pranata, memiliki pengalaman menarik ketika berhadapan dengan wasit asing, terutama di pertandingan babak 16 besar Asian Games 2019.
Pada pertandingan yang mempertemukan antara Indonesia versus Uni Emirat Arab (UEA) itu, Hansamu sempat keceplosan berbicara kata-kata kotor dalam bahasa Jawa di hadapan wasit.
Hansamu sendiri mengeluarkan kata-kata kotor itu karena kesal dengan keputusan wasit yang merugikan Indonesia. Seperti diketahui, skuat Garuda ketika itu dihukum dua kali tendangan penalti.
Namun, wasit yang saat itu memimpin pertandingan, Shaun Evans, tidak marah dan memberi kartu. Wasit asal Australia itu justru tersenyum setelah menerima makian dalam bahasa Jawa.
"Iya pernah, waktu Asian Games. Jadi, kita kena penalti dua kali kan. Saya protes, saya reflek bilang Jan***. Gitu ke wasit. Saking kesalnya," cerita Hansamu sembari tertawa di Youtube Hamka Story 23.
"Wasitnya tidak mengerti. Dia malah senyum. Enggak (dikasih kartu). Itu jangan dicontoh," tuturnya menambahkan.
Indonesia sendiri akhirnya tersingkir dari Asian Games 2018, setelah kalah melalui drama adu penalti. Padahal, skuat Garuda sudah tampil mengesankan selama 120 menit dengan bermain imbang 2-2.
Berita Terkait
-
Awal Kenalan, Zahra Hakim Tak Tahu Kalau Evan Dimas Pemain Bola
-
Soal TC Tim Nasional, Indra Sjafri Akui Indonesia Belum Bisa Tiru Eropa
-
Septian David Resmi Bertahan di PSIS Semarang
-
Indra Sjafri Tolak Tawaran Sejumlah Klub demi Bantu Shin Tae-yong
-
Ketum PSSI: Semoga Shin Tae-yong Tidak Seperti Luis Milla
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
John Herdman Dikabarkan Incar 5 Pemain Keturunan Baru untuk Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027
-
Kegagalan Persija Juara, Jakmania Tuntut Prapanca dan Bambang Pamungkas Segera Mundur Sekarang
-
5 Rekor Bersejarah yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
-
AFC Soroti Performa Timnas Indonesia U-17 Usai Takluk dari Jepang di Grup B
-
Indonesia Disebut Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Buka Suara
-
12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi
-
Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk
-
Shin Tae-yong Belum Kapok, Siap Terima Tawaran Melatih di Indonesia
-
John Herdman Pernah Kalahkan Jepang dan Qatar, Timnas Indonesia Tak Perlu Gentar di Piala Asia 2027
-
Gagal Penuhi Target, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki