Bola / Bola Indonesia
Rabu, 01 Januari 2020 | 17:50 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kiri) memakaikan jaket Timnas Indonesia ke Pelatih Timnas Indonesia yang baru, Shin Tae-Yong. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan meminta pelatih Timnas Indonesia yang baru, Shin Tae-yong untuk tidak seperti pendahulunya, Luis Milla ketika membesut skuat Garuda. Ini setelah Shin Tae-yong dikontrak untuk empat tahun ke depan oleh PSSI. 

Di dalam kontraknya, Shin Tae-yong akan fokus bersama Timnas Senior Indonesia dan Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021.

Namun, pelatih asal Korea Selatan tersebut juga punya kuasa di timnas level usia seperti U-16, U-19/U-20, serta U-23.

Mochamad Iriawan sendiri secara khusus meminta untuk Shin Tae-yong tinggal di Jakarta agar bisa berkantor di PSSI. Ya, tidak seperti Luis Milla yang lebih memilih tinggal di Bali dan jarang berkunjung ke kantor PSSI. 

Selain itu, Iwan Bule --sapaan akrab Mochamad Iriawan-- juga ingin Shin Tae-yong membuat laporan dua minggu sekali terkait timnas, tidak seperti Milla yang membuat laporan satu bulan sekali.

"Terkait klausul kontrak, ada dalam komitmen kami. Kami akan melakukan yang terbaik untuk persiapan. Termasuk kaitannya dengan kedisiplinan pelatih," kata Iwan Bule. 

"Ada pelatih yang dulu ingin latihan di Bali terus. Kalau sekarang, saya akan menyuruh pelatih datang ke kantor dan minimal serahkan laporan sebulan sekali. Tapi, saya meminta dua minggu sekali untuk melaporkan perkembangan," jelas mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong diminta PSSI membenahi penampilan Timnas Indonesia di sisa laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. 

Selain itu, juru taktik Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut juga ditargetkan PSSI menjuarai Piala AFF 2020, yang akan berlangsung akhir tahun depan.

Baca Juga: Otavio Dutra Bertekad Bawa Persija Jakarta Kembali Juara

Load More