Suara.com - Manajer pelatih timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong menyebut bahwa kondisi lapangan Stadion Wibawa Mukti kurang bagus. Bahkan, juru racik asal Korea Selatan itu menyebut kondisi lapangan yang tidak rata bisa membahayakan para pemain.
Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia U-19 kini tengah menjalani pemusatan latihan di Cikarang. Stadion Wibawa Mukti dipilih sebagai tempat TC karena lapangan ABC di Senayan, Jakarta tidak bisa dipakai karena sedang dalam renovasi.
TC ini dipakai sebagai seleksi pemain. Sebanyak 51 dari 60 pemain sudah bergabung dalam TC yang sudah dimulai sejak Senin (13/1/2020).
"Lapangan kurang bagus. Situasinya bisa bikin pemain cedera. Padahal saya lihat lapangan dari luar, itu bagus," kata Tae-yong usai latihan.
"Tapi, ketika saya masuk ke lapangan dan menginjaknya, ternyata kurang bagus. Pemain harus hati-hati," tambahnya.
Lebih lanjut, Pelatih yang pernah menukangi Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu menyampaikan, para pemain belum lepas pada latihan perdana ini.
Namun, Tae-yong tetap mewajarinya situasi yang terjadi itu. Sebab, ini pertama kalinya mereka kumpul apalagi dengan tim kepelatihan baru.
"Pemain-pemain Indonesia tadi kelihatan grogi. Mungkin karena ini baru kumpul pertama kali," pungkasnya.
Baca Juga: Sergio Farias Dipilih Sebagai Pelatih oleh Lima Komite di Persija
Berita Terkait
-
Bukan Asal Comot, Shin Tae-yong Ternyata Ikut Pilih Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Baru Tugas Negara Bela Timnas Indonesia, Shayne Pattynama Langsung Digeber STY
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi
-
Kimpul Mendadak Viral, Benarkah Umbi Lokal Ini Lebih Sehat dari Nasi?
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka
-
BCA Bagikan Dividen Interim Rp3,07 Triliun, Ini Jadwal Pencairannya
-
BRI Dorong Integrasi Ekosistem Emas untuk Perkuat Keuangan Nasional
-
Ibu Hayden Panettiere Buka Suara Usai Panen Kritik Publik Terkait Kematian Putrinya
-
BRI Bersama Pegadaian Perluas Akses Masyarakat ke Ekosistem Emas
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Burung Merpati di Langit Istana Telan Anggaran Rp305 Juta, Ini Rinciannya
-
Sungai Batanghari Terdampak Kemarau, Ribuan Ton Ikan Keramba Mati