Suara.com - Evan Dimas Darmono buka suara terkait teror kepada dirinya dan juga keluarga usai bergabung dengan Persija Jakarta.
Sebagaimana diketahui, rumah Evan yang berada di Surabaya mendapat teror dari orang tidak dikenal.
Spanduk bertuliskan "Sepak Bola Bukan Bekedar Nilai Rupiah" terpampang di dekat rumahnya.
Spanduk itu dipasang setelah pemain 24 tahun tersebut diresmikan oleh Persija. Pelakunya belum diketahui.
Terkait hal ini, Evan menanggapinya dengan santai. Ia tidak mau memperpanjang masalah itu karena tak ingin adanya konflik.
"Saya rasa biasa saja lah. Saya tidak mau konflik dengan siapapun. Saya mau sikapi dengan biasa saja," kata Evan Dimas.
Lebih lanjut, mantan pemain Barito Putera itu menjelaskan targetnya bersama Persija.
Selain ingin tampil lebih baik lagi, ia ingin meraih juara bersama dengan Macan Kemayoran.
"Kalau saya pribadi ingin juara dan lebih baik dengan sebelumnya," pungkasnya.
Baca Juga: Michelle Li: Anak Imigran yang Bawa Kanada Bergaung di Dunia Bulutangkis
Selain Evan Dimas, Persija telah merekrut pemain lain. Yaitu Alfath Fathier, Otavio Dutra, Rafli Mursalim, dan eks Juventus Marco Motta.
Berita Terkait
-
Latihan Perdana di Persija, Evan Dimas Termotivasi Disambut Jakmania
-
Ferry Paulus Bukan Lagi Presiden Persija Jakarta
-
Sergio Farias Soroti Kebugaran Fisik Pemain Persija Jakarta
-
Persija Jakarta Tolak Tawaran Uji Coba dari Valencia
-
Dibebankan Target Juara oleh Manajemen Persija, Ini Kata Sergio Farias
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya