Suara.com - Pelatih anyar Barcelona Quique Setien mengaku tidak senang dengan performa timnya setelah Los Cules dengan susah payah menundukkan tim divisi tiga, UD Ibiza, dengan skor 2-1 di babak 32 besar Copa del Rey, Kamis (23/1/2020).
Tim tuan rumah unggul lebih dulu melalui gol Caballe Martin pada menit ke-9 sebelum Antoine Griezmann mencetak dua gol menjelang akhir laga.
Saat ditanya tentang performa timnya dalam laga tersebut, mantan pelatih Real Betis tersebut mengaku tidak senang dengan apa yang ditunjukkan skuat asuhannya itu.
"Tidak, saya tidak suka dengan performa tim," kata Setien usai pertandingan seperti dilansir Marca, Kamis (23/1/2020).
"Saya lebih suka bahwa itu semua dilakukan dengan cara yang berbeda. Namun, bermain di lapangan seperti ini sangatlah sulit."
Komentar tersebut mengacu kepada kondisi lapangan tim tuan rumah, yang membuat Barcelona sulit untuk menampilkan permainan maksimal.
"Mereka bermain agresif dan intens dalam pertahanan, itu tidak mudah."
"Kami ambil pelajaran (dari pertandingan ini) untuk masa depan. Ketika Anda melakukan hal-hal buruk, saat itulah Anda dapat memperbaiki berbagai hal."
Barcelona bahkan tidak bisa mencatatkan satu tembakan pun hingga menit ke-67, sedangkan Ibiza kalah telak dalam segi penguasaan bola dan hanya memiliki 30 persen penguasaan bola di sepanjang pertandingan."
Baca Juga: Barcelona vs UD Ibiza: Blaugrana Nyaris Dipermalukan Klub Divisi Tiga
"Saya memuji Ibiza, yang bermain sangat hebat, "kata Setien.
"Pertandingan itu tidak mudah bagi kami. Kami mengalami kesulitan."
Setien dalam kesempatan ini juga membahas Ansu Fati, yang menjadi starter dalam dua pertandingan beruntun di bawah Setien.
"Hal pertama yang kami lakukan adalah melihat pemain di posisi yang berbeda," kata Setien.
"Ia (Fati) memiliki potensi besar. Kami sudah melihat bagaimana ia berkembang. Ia akan menjadi pemain yang lebih penting di masa mendatang."
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity Melalui Data Center
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?
-
Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
-
Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City
-
Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman
-
Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman