Suara.com - Bhayangkara FC sukses menjuarai turnamen pramusim Siem Reap Super Cup Asia 2020 di Kamboja setelah mengalahkan tim Malaysia, Petaling Jaya City, di partai final.
Tim asuhan Paul Munster tersebut menang dengan skor 2-1 atas Petaling Jaya City di Stadion Siem Reap, Kamboja, Minggu (26/1/2020).
Namun, bukan hal mudah bagi Bhayangkara FC meraih kemenangan. Mereka bahkan sempat tertinggal lebih dulu oleh gol striker Petaling Jaya City, Ferebory Dore, pada menit ke-45.
Walau tertinggal, para pemain Bhayangkara FC enggan patah semangat. Pada menit ke-52, tim berjuluk The Guardian tersebut mampu menyamakan kedudukan melalui Putu Gede Juniantara.
Tiga menit kemudian, Bhayangkara FC justru berbalik unggul. Striker baru mereka, Ezechiel N'Douassel, mampu mencetak gol melalui tandukan kepala.
Setelah gol tersebut, baik Bhayangkara FC dan Petaling Jaya City sama-sama saling jual beli serangan. Namun, hingga pertandingan usai, skor 2-1 masih bertahan untuk The Guardian.
Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Bhayangkara FC untuk mengarungi Liga 1 2020. Terlebih, striker baru mereka, yakni Ezechiel N'Douassel sudah menunjukkan kontribusinya.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Menang Tipis di Siem Reap Super Asia Cup, Munster Tetap Puas
-
Barito Putera Akui sedang Dekati Bruno Matos
-
Ada Ezechiel, Ini Daftar 19 Pemain yang Dibawa Bhayangkara FC ke Kamboja
-
Tak Lupa Jasa Salles dan Bruno Matos, Paul Munster Ucapkan Terima Kasih
-
Ikuti Turnamen di Kamboja, Bhayangkara FC Tak Dibebankan Target
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!