Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, ternyata menerapkan aturan tegas saat menggelar pemusatan latihan (TC). Salah satunya adalah penggunaan handphone (HP).
Para pemain Garuda Muda hanya diperbolehkan memegang HP sekitar enam jam selama satu hari. Pembagiannya adalah dua jam di pagi hari dan empat jam pada sorenya.
Selain itu, Marcel Januar Putra dan kolega juga tidak diperbolehkan membawa HP ketika makan. Begitu pula saat ada meeting atau rapat.
Adapun alasan Bima Sakti menerapkan aturan tersebut, yakni agar pemainnya disiplin dan fokus menjalani latihan. Sebab, penggunaan HP berlebihan bisa membuat pemain lupa waktu.
"Kami membuat aturan agar pemain terbisa, karena zaman globalisasi ini mengerikan ya. Saya lihat pemain-pemain banyak yang terbuai, kadang mereka sudah tidak disiplin lagi. Kadang lupa segalanya kalau sudah pegang HP," kata Bima Sakti di Youtube PSSI.
"Oleh karena itu, kami buat aturan, bahkan ada sanksinya. Makan tidak boleh ada HP, meeting tidak boleh ada HP. Jadi, kami kasih waktu, pagi 2 jam, sore ada sekitar 3-4 jam. Setelah itu no HP lagi," lanjutnya.
"Apalagi mau pertandingan. Karena kami tidak mau pemain terlalu sibuk dengan medsos dan hal-hal yang tidak penting. Sedang hal-hal penting mereka lupakan," ujar Bima Sakti.
"Terutama masalah waktu dan disiplin latihan. Displin itu sangat penting. Oleh sebab itu, kita atur penggunaan HP agar fokus dan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," tuturnya menambahkan.
Bima Sakti juga mengkhawatirkan pengaruh media sosial untuk para pemain Timnas Indonesia U-16. Pujian-pujian di media sosial dianggap bisa memicu star syndrom untuk anak asuhnya.
Baca Juga: Bukan Warrix, PSSI akan Pilih Apparel Lokal untuk Timnas Indonesia
"Kadang-kadang mereka terpengaruh dengan Instagram dan medsos lain-lain, sampai akhirnya lupa dengan tanggung jawabnya. Saya juga tidak mau para pemain ini menjadi star syndrom. Artinya terbuai dengan pujian orang, merasa sudah bagus, bisa cetak gol, main cantik," ujar Bima Sakti.
"Kita harus selalu belajar-belajar terus. Supaya mereka meniti kariernya, bisa sampai 20 tahun meniti karier lagi," imbuh eks pelatih Timnas Indonesia senior itu.
Timnas Indonesia U-16 akan menggelar TC kedua di Yogyakarta pada 16-28 Februari 2020. Sebanyak 25 pemain akan mengikuti pemusatan latihan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
John Herdman Berpotensi Diperkuat Pemain Keturunan Jerman Eks Bayer Leverkusen?
-
Permainan Indah Persija Tak Bertuah, Mauricio Souza Gerah: Kami Harus Bisa Cetak Gol!
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Bojan Hodak Lempar Analogi Pistol Soal Persaingan Gelar
-
Tragedi Maut Renggut Eks Kiper Arsenal Alex Manninger, Sang Istri: Aku Hancur Kehilanganmu
-
Akui Joel Vinicius Berkualitas, Persib Bandung Tetap Pede Hadapi Arema FC
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
-
Real Madrid Diterpa Kabar Buruk, Arda Guler Absen hingga Akhir Musim
-
Ogah Segrup! Pelatih Thailand Akui Timnas Indonesia yang Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027
-
Cara Jay Idzes Menenangkan Diri Jika Melawan Pesepak Bola Top, Galak Banget!
-
Erling Haaland Bikin Panas Arsenal usai Man City Hajar Burnley: Kami di Puncak Klasemen!