- Pemain Timnas Indonesia cedera parah akibat duel dengan bek Hristiyan Petrov saat laga Eredivisie Maret 2026.
- Insiden terjadi menit ke-81 di Stadion Woudestein, menyebabkan pemain pengganti tersebut harus ditandu keluar lapangan.
- Hristiyan Petrov adalah bek tengah Bulgaria kelahiran 2002 yang dikenal kuat dalam duel udara dan agresif.
Suara.com - Insiden cedera yang dialami pemain Timnas Indonesia, saat laga Excelsior Rotterdam melawan SC Heerenveen membuat perhatian tertuju pada sosok Hristiyan Petrov.
Bek tengah asal Bulgaria itu terlibat duel yang membuat pemain Timnas Indonesia tersebut terkapar alami cedera cukup parah.
terjadi pada menit ke-81 dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026 di Stadion Woudestein, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB.
Miliano Jonathans yang baru masuk sebagai pemain pengganti bertabrakan dengan Petrov saat perebutan bola di sisi kiri pertahanan Heerenveen.
Media Belanda melaporkan momen tersebut cukup dramatis.
“Jonathans bertabrakan dengan bek Hristijan Petrov, membuatnya tergeletak di tanah dan berteriak kesakitan sebelum akhirnya ditandu keluar,” tulis Voetbal Primeur.
Akibat insiden itu, Jonathans hanya bermain sembilan menit sebelum digantikan. Cedera tersebut bahkan berpotensi membuatnya absen membela Timnas Indonesia pada agenda FIFA Series akhir Maret.
Profil Hristiyan Petrov
Hristiyan Petrov bukan pemain sembarangan di lini belakang Heerenveen. Bek kelahiran Plovdiv, Bulgaria, 24 Juni 2002 itu merupakan salah satu pemain muda yang tengah naik daun di sepak bola Eropa Timur.
Baca Juga: Namanya Dolvi Solossa: Mutiara dari Timur Bersinar di Eropa, Calon Bintang Timnas Indonesia
Petrov memiliki postur ideal sebagai bek tengah dengan tinggi sekitar 1,83 meter. Ia dikenal kuat dalam duel udara, agresif dalam tekel, serta memiliki kemampuan membaca permainan yang baik.
Saat ini ia juga menjadi bagian dari Timnas Bulgaria. Hingga 2025, Petrov sudah mencatatkan sembilan penampilan bersama tim senior Bulgaria.
Karier sepak bola Petrov dimulai di akademi Lokomotiv Plovdiv sebelum direkrut CSKA Sofia pada 2017. Ia kemudian menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama CSKA Sofia pada 2020.
Bek muda itu sempat dipinjamkan ke Litex Lovech untuk mendapatkan menit bermain.
Di klub tersebut, ia tampil dalam 41 pertandingan dan mencetak enam gol, angka yang cukup impresif untuk seorang bek tengah.
Performa konsisten membuatnya kembali ke CSKA Sofia dan menjadi bagian penting tim utama. Ia bahkan dinobatkan sebagai salah satu pemain muda paling berkembang di liga Bulgaria pada 2023.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Foto Terakhir di KM Nurul Salsa: Kakek 80 Tahun Rela Melepas Pelampung Demi Sang Cucu
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya