Suara.com - Pelatih RB Leipzig Julian Nagelsmann mengaku gugup jelang pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Kamis (20/2/2020) dini hari WIB, Leipzig akan menghadapi wakil Inggris Tottenham Hotspur.
"Di setiap pertandingan, saya selalu sedikit gugup. Tapi ini bukanlah pertandingan paling penting dalam sejarah klub," kata Nagelsmann dalam jumpa pers jelang pertandingan, Selasa (18/2/2020) waktu London.
Menghadapi tim besutan Jose Mourinho di Tottenham Hotspur Stadium, meraih kemenangan tentunya tidak akan mudah bagi Leipzig.
Meski demikian, Nagelsmann tetap optimistis. Karena melaju sejauh mungkin di fase knock out Liga Champions menjadi targetnya musim ini.
Di pertandingan ini, Tottenham Hotspur dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain andalannya akibat bekapan cedera. Harry Kane dan Son Heung-min.
Kane sudah menepi sejak awal tahun akibat cedera hamstring yang membekapnya ketikan menghadapi Southampton di ajang Liga Inggris. Sementara Son, yang dalam satu setengah bulan terakhir menjadi andalan Mourinho di lini depan, mengalami retak tulang saat menghadapi Aston Villa dan diperkirakan menepi hingga waktu yang cukup lama.
Tottenham memang bakal berlaga tanpa dua pemain andalannya di lini depan, akan tetapi hal itu tidak menjamin hasil positif di leg pertama bagi Leipzig.
Nagelsmann menyadari hal itu, mengingat kepandaian Mourinho dalam meracik strategi dan track record manajer asal Portugal itu yang pernah memenangi banyak gelar domestik dan Eropa.
"Tentu saja kami mengincar babak perempat final, tapi sebelum itu kami harus memenangkan laga tandang (leg pertama) ini," ujar pelatih yang dijuluki Baby Mourinho itu.
Baca Juga: Hadapi Leipzig Tanpa Son dan Kane, Mourinho Tak Patah Arang
"Saya mengagumi Jose Mourinho. Dia sudah memenangi banyak gelar dan sangat berpengaruh di sepak bola Eropa," sambungnya dikutip dari laman resmi UEFA.
Berita Terkait
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Analisis Kekalahan Jerman dari Paraguay: 3 Kesalahan Fatal Nagelsmann
-
Julian Nagelsmann Ogah Mundur usai Jerman Dipermalukan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan