Suara.com - Tottenham Hotspur tetap lawan yang berbahaya sekalipun mereka tak berhasil memenangkan satu pertandingan pun di semua ajang, sejak kalah 0-1 pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2019/2020 melawan RB Leipzig, 20 Februari lalu.
Demikian opini dari pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann jelang laga leg kedua babak 16 besar RB Leipzig vs Tottenham Hotspur di Red Bull Arena, Leipzig, Rabu (11/3/2020) dini hari WIB nanti.
Nagelsmann rupanya enggan menganggap remeh Tottenham. RB Leipzig disebutnya masih dalam mode waspada meski telah mengantongi keunggulan agregat 1-0 hasil kemenangan di Tottenham Hotspur Stadium, London.
"Kami tak akan menganggap remeh Tottenham, jelas kami masih sangat waspada. Kami akan butuh dukungan fans di stadion untuk menyemangati kami. Tottenham tetap tim yang bagus degan banyak pemain bagus," tutur Nagelsmann seperti dikutip dari Tribal Football.
"Mereka berbahaya dalam serangan balik. Mereka punya strategi yang jelas, bergerak secepat mungkin," sambung pelatih muda berusia 32 tahun itu.
"Kami tidak memikirkan hasil Tottenham di liga ataupun Piala FA, atau pun hasil leg pertama lalu di mana kami menang di London. Kami sudah memenangkan leg pertama, tapi kami akan tetap berusaha untuk memenangkan leg kedua ini," ujar Nagelsmann.
RB Leipzig asuhan Nagelsmann sendiri sejatinya juga tengah dalam tren yang buruk. Timo Werner dan kolega hanya menang dua kali dari tujuh pertandingan pamungkasnya di Bundesliga Jerman.
"Saya ingin mengalahkan Tottenham dan saya ingin melaju. Dan sekali lagi, ini bukan duel antara saya dengan (pelatih Tottenham) Jose Mourinho, tapi ini akan jadi pertarungan dan ajang bagi para pemain," tuntas eks pelatih Hoffenheim tersebut.
Baca Juga: Prediksi Valencia Vs Atalanta, Hidup Mati Los Che dan Mimpi Indah La Dea
Berita Terkait
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN