Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi memang jika Wayne Rooney memiliki hasrat untuk menjadi manajer alias pelatih kepala setelah gantung sepatu sebagai pemain.
Saat ini, legenda hidup Manchester United yang telah berusia 34 tahun itu membela panji Derby County di Divisi Championship, dengan berperan sebagai pemain, kapten, sekaligus staf pelatih yang menyokong Phillip Cocu sebagai pelatih kepala klub.
Terkait hasratnya sebagai manajer ini, Rooney pun mengaku menyerap banyak ilmu dari tiga mantan manajernya di Man United.
Tiga manajer ini sendiri bukan juru taktik 'kaleng-kaleng'. Mereka adalah Sir Alex Ferguson, Louis van Gaal, serta Jose Mourinho.
"Tentu menjadi manajer adalah tujuan saya saat saya pensiun sebagai pemain nanti. Jujur saja, saya menyerap banyak ilmu dari tiga eks manajer saya di Man United, yang mana ketiganya merupakan pelatih top," buka Rooney seperti dimuat Tribal Football.
"Saya akan coba meng-copy persiapan Van Gaal sebelum pertandingan, dia sangat hebat dalam taktik, sangat detil," tutur top skor sepanjang masa Man United dan Timnas Inggris itu.
"Kemudian saya akan coba meniru man-management Fergie (Sir Alex), yang mana ini merupakan kelebihan utama dari dia. Saya pikir dia adalah salah satu manajer terbaik di sepakbola," sambung Rooney.
"Dan terakhir, saya akan coba meniru gaya keras kepala layaknya Mourinho, saya rasa terkadang Anda membutuhkannya," ucap pria yang akrab disapa Wazza itu.
"Namun apa pun itu, begitu saya mulai melatih, saya yakin akan memiliki cara sendiri," pungkasnya.
Baca Juga: Memphis Depay Masuk Bidikan Lazio di Bursa Transfer Musim Panas 2020
Tag
Berita Terkait
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Benjamin Sesko Sebut Zlatan Ibrahimovic Jadi Inspirasi Sejak Kecil
-
Manchester United Rugi Ratusan Miliar usai Pecat Ruben Amorim
-
Marco Silva Dirumorkan Gantikan Jose Mourinho Latih Benfica
-
Manchester United Pagari Bruno Fernandes dari Kejaran Klub Eropa Lewat Kontrak Baru
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions