Suara.com - Copa America 2020 akhir resmi ditunda hingga tahun depan. Keputusan ini diambil sebagai wujud pencegahan virus corona yang kini tengah mewabah di seluruh dunia.
Penundaan ini diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL). Dalam pernyataan resminya, Copa America yang semula digelar pada 21 Juni - 12 Juli 2020 menjadi 2021 pada tanggal yang sama di Kolombia dan Argentina.
"Ini adalah tindakan luar biasa untuk situasi tak terduga dan merespon sesuatu yang sangat penting untuk menghindari penyebaran virus ini lebih luas," kata Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez dikutip dari The Sun.
"Tidak mudah untuk mengambil keputusan ini, tetapi kami harus menjaga kesehatan para pemain kami sepanjang waktu dan semua yang merupakan bagian dari keluarga besar sepakbola Amerika Selatan,'' imbuhnya.
"Jangan ragu bahwa turnamen internasional tertua di dunia ini akan kembali bergulir di tahun 2021," tandasnya.
Sebelumnya, Piala Eropa 2020 juga resmi ditunda pada 2021. Keputusan tersebut diambil setelah UEFA menggelar teleconference dengan 55 federasi sepakbola dari negara-negara di Eropa.
Berita Terkait
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Tips 'Pantera Negra' Gagal Selamatkan Botafogo dari Kekalahan di Libertadores
-
Link Streaming Resmi Conmebol Sudamericana
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?