Suara.com - Mantan penjaga gawang Liverpool dan tim nasional Spanyol, Pepe Reina nyaris menjadi korban virus corona. Pemain berusia 37 tahun yang kini dipinjamkan AC Milan ke Aston Villa, sempat terbaring sakit dengan gejala-gejala COVID-19.
Selama mengalami batuk-batuk disertai demam dan kesulitan bernapas, Reina hanya menjalani isolasi di rumah. Setelah satu pekan, Reina mengaku kondisinya sudah lebih baik.
"Saya merasakan gejala-gejala virus corona. Batuk kering, demam dan sulit bernafas hampir selama satu minggu. Tapi sekarang kondisi saya sudah lebih baik," kata Reina dikutip Football Italia, Selasa (24/3/2020).
Berdasarkan pengalaman pribadinya, Reina merasakan manfaat dari seruan pemerintah-pemerintah di dunia dalam memerangi pandemi COVID-19 dengan berdiam diri di rumah dan menerapkan social distancing.
Social distancing merupakan strategi kesehatan publik yang direkomendasikan untuk mencengah, melacak dan menghambat penyebaran virus.
Caranya dengan menjaga jarak dengan mereka yang sedang sakit. Termasuk tidak berkumpul dengan orang lain, menghadiri keramaian seperti konser, pertandingan bola dan lain-lain. Tujuannya hanya satu, yaitu menghindari yang sehat tertular.
Menurut WHO dalam kasus corona, masyarakat harus menjaga jaga minimal dua meter dari orang lain ketika berinteraksi dan Jangan bersentuhan. Sedangkan bagi Bagi mereka yang merasa atau sudah terinfeksi harus mengisolasi diri secara mandiri.
Meski demikian, masih banyak orang di dunia ini yang belum menyadari pentingnya social distancing tersebut. Reina pun menyerukan kepada mereka jika social distancing bisa menjadi senjata ampuh untuk memutus penyebaran COVID-19.
"Saya mengikuti berita di Spanyol, Italia dan Inggris. Saya memiliki banyak orang yang dekat dengan saya, itulah alasan saya mengikuti berita saat ini, agar mengetahui apa yang terjadi dan kebijakan yang diambil," ujar pemain yang pernah memenangkan Piala Dunia bersama Spanyol di tahun 2010.
Baca Juga: Biang Keladi Penyebaran Virus Corona di Bergamo Ternyata Liga Champions
"Jika kita patuh dengan kebijakan (pemerintah), akan lebih cepat pandemi ini berlalu."
"Kita harus serius menanggapi seruan isolasi diri, social distancing. Saya yakin kita bisa melewati masa sulit ini dan lebih kuat, bersatu," serunya.
Tag
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah