Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menerima keputusan dari Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) terkait penundaan Piala AFF U-16 2020 karena mewabahnya virus corona.
Sejatinya, tim berjuluk Garuda Asia itu bakal bertanding di Piala AFF pada Juli mendatang. Kebetulan, kejuaraan tersebut juga akan berlangsung di Indonesia.
Bagi Bima Sakti, apa yang diputuskan oleh AFF adalah yang terbaik karena saat ini adalah kesehatan harus diutamakan.
"Saya sangat menghormati keputusan AFF. Mungkin ini sudah keputusan terbaik," kata mantan kapten timnas Indonesia itu.
"Karena kesehatan pemain dan semua yang terlibat dalam sepak bola dan juga masyarakat itu lebih penting dari segalanya," ia menambahkan.
Selain Piala AFF U-16 ada sejumlah agenda yang juga ditunda oleh AFF di tahun ini. Yaitu Piala AFF U-19, Piala AFF Putri, dan Piala AFF U-18 Putri.
Selain itu, agenda ASEAN Club Championship (ACC) juga harus ditunda oleh AFF. Ajang yang diikutu oleh Bali United dan Persebaya Surabaya itu dimundurkan jadi tahun 2021.
Berita Terkait
-
PSSI Buka Opsi Medan Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16 dan U-19 2026
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Nasywa Salsabila Jadi Top Skor Piala AFF Putri U-16 2025
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123