Suara.com - Raksasa La Liga Atletico Madrid dijatuhi sanksi denda 24.000 euro atau lebih dari Rp430 juta karena ulah parah penggemarnya yang menutup jalur masuk ke Stadion Wanda Metropolitano. Selain itu, Atletico juga dikenakan denda tambahan sebesar 3.250 euro (Rp58,3 juta) karena ulah fans menyulut kembang api di Anfield pada 11 Maret 2020, ketika menghadapi Liverpool di pertandingan Liga Champions.
Dilansir Marca, tim asuhan Diego Simeone bukan satu-satunya klub Spanyol yang didenda UEFA. Klub La Liga lainnya, Valencia juga diwajibkan membayar penalti sebesar 15.000 dolar AS atau lebih dari Rp250 juta ketika pendukungnya masuk lapangan saat melawan Atalanta sehari sebelumnya.
Barcelona didenda 15.000 euro atau Rp269 juta karena terlambat masuk stadion saat laga tandang melawan Napoli, sebaliknya Napoli didenda 27.000 euro (Rp484,7 juta) karena pendukungnya rusuh di Stadio San Paolo.
Di ajang Liga Europa, Getafe yang diasuh Jose Bordalas didenda 8.000 euro (Rp143,6 juta) karena menutup akses ke stadion saat melawan Ajax yang juga didenda 40.000 euro (Rp718,2 juta) karena rusuh di Coliseum Alfonso Perez.
Sedangkan Espanyol hanya diperingatkan UEFA karena tidak memisahkan pendukung saat pertandingan 32 besar melawan Wolves.
Berita Terkait
-
Sindiran Lamine Yamal ke Real Madrid hingga Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Juara Barcelona
-
Diego Simeone Bangga Atletico Madrid Dua Kali Singkirkan Barcelona
-
Cedera Parah, Gelandang Atletico Madrid Terancam Absen Bela AS di Piala Dunia 2026
-
Pakai Kaos Anti Madrid Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona
-
Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mengapa Belum Ada Striker Arab Saudi Sekelas Sami Al-Jaber Jelang Putaran Final Piala Dunia 2026?
-
Profil Timnas RD Kongo: Macan Tutul yang Lolos Dramatis ke Piala Dunia Usai Penantian Panjang
-
Cedera Saat Lawan Persija, Musim Layvin Kurzawa Bersama Persib Dipastikan Berakhir
-
Hampir Terpeleset dalam Perburuan Gelar, Lefundes Puji Mental Baja Borneo FC
-
Persib Ditinggal Layvin Kurzawa Jelang Hadapi Dua Laga Krusial Penentu Juara
-
Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
-
Era Baru Der Panzer Dimulai di Piala Dunia 2026, Nagelsmann Tolak Jerman Jadi Spanyol 2.0
-
Cari Pelapis Harry Kane, Thomas Tuchel Bakal Pilih Striker Uzur Ini ke Piala Dunia 2026