Suara.com - Di tengah pandemi virus corona, kiper Borneo FC, Mochammad Diky Indrayana, telah melepas masa lajangnya dengan menikahi seorang pemain Timnas Bola Voli Putri Indonesia, Tri Retno Mutiara Lutfi. Pernikahan tersebut dilangsungkan pada Minggu (5/4/2020).
Melalui akun Instagram pribadinya, kiper 22 tahun ini menceritakan bahwa hari pernikahan itu adalah hari paling spesial dalam hidupnya. Ia pun masih ingat betul saat mengucapkan ijab kabul.
Mochammad Diky pun siap menjalankan tugas seorang suami untuk memenuhi segala kebutuhan sang istri. Dari rumah, baju, makan, hingga skincare turut disebutkan oleh mantan kiper Timnas Indonesia U-19 itu.
"Cirebon, Ahad, 5 April 2020 pukul 09.30 WIB adalah hari yang sangat spesial untukku, di mana pada saat itu aku membuat suatu perjanjian sakral bernama "ijab qobul" dengan ayahnya seorang wanita spesial bernama "Tri Retno Mutiara Lutfi"," tulis Diky.
"Dalam perjanjian tersebut aku didampingi penghulu & dua orang saksi kiri kananku, lalu singkat cerita aku berjabat tangan dengan ayahnya dan ku ucap, "Saya terima nikah dan kawinnya.....binti.....dengan maskawin.....dibayar tunai"," lanjutnya.
"Wahai @triretnomutiara, tau kah kamu apa itu artinya? Artinya, saya tanggung makan & tempat tinggalnya untukmu, saya tanggung perhatian & pendidikannya untukmu, saya tanggung pakaian penutup auratnya untukmu, saya tanggung biaya jajan, gojek, olshop & skincarenya untukmu, dan saya tanggung dosa-dosanya ketika aku tidak membimbing & mendidikmu dengan baik," imbuhnya.
Mochammad Diky juga berharap pernikahan ini bisa membuat keduanya bisa lebih dekat dengan Allah. Sebab, ia dan sang istri tidak hanya ingin bahagia di dunia saja, tetapi juga di akhirat.
"Seketika dua orang saksi mengucapkan "SAH", Wahai Tiara, mulai saat itu, dunia akhiratnya kamu sudah jadi tanggung jawabku, untuk itu bantu aku jadi laki-laki yang bisa membimbingmu dngan baik di jalan Allah," tulis Diky.
"Aku mau dengan pernikahan ini kita semakin dekat dengan Allah, aku gak mau kita bahagia di dunia saja, aku mau ke syurganya Allah bareng-bareng nanti. Aaamiiinn Allahumma Aaaamiiiin...," tutup mantan kiper Bali United itu.
Baca Juga: Batal Launching Jersey Timnas, Mills Pilih Sumbang APD bagi Tenaga Medis
Berita Terkait
-
Tak Ada Protes, Borneo FC Ikuti PSSI Bayar Gaji Pemain Sebanyak 25 Persen
-
Borneo FC Bubarkan Pemainnya usai Status Liga 1 Force Majeure
-
Antisipasi Virus Corona, Borneo FC Hentikan Sementara Aktivitas Klub
-
Cegah Virus Corona, Pemain Borneo FC Sutan Samma Lakukan Ini
-
Liga 1 2020 Dihentikan, Ini Respons Borneo FC
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung
-
Mau Punya Rumah Murah? Intip Program BRI KPR Solusi dengan Harga di Bawah Pasar
-
Purbaya Serahkan Becak Listrik di Yogyakarta buat Pariwisata Ramah Lingkungan
-
Likuiditas Masih Melimpah, Perbankan Masih Leluasa Salurkan Kredit
-
Inovasi Produk Water Based Rendah Emisi Ciptakan Kualitas Ramah Udara
-
Citra Koperasi Dirombak, Regenerasi Ada di Tangan Gen Z
-
Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?
-
Tak Sekadar Antar BBM, Truk Tangki Pertamina Dipantau 24 Jam Nonstop
-
Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green
-
Belajar dari Alam, Puluhan Anak Desa Lemo Rasakan Serunya Menjadi Petani Sehari