Bisnis / Makro
Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:29 WIB
Ilustrasi koperasi. [Antara]
Baca 10 detik
  • DEKOPIN melibatkan generasi muda melalui pendekatan digital dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah berkomitmen menjadikan koperasi sebagai fondasi ekonomi nasional yang kuat dan mandiri.
  • Pemerintah menjadikan gerakan koperasi sebagai program prioritas untuk mengubah stigma kuno menjadi sistem ekonomi modern yang kompetitif.

Suara.com - Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) menilai kalau masa depan koperasi RI kini berada di tangan generasi muda. Makanya mereka bakal menggaet Gen Z untuk aktif berkoperasi lewat pendekatan yang modern, digital, dan relevan dengan gaya hidup mereka.

Sekretaris Jenderal DEKOPIN, Gilang Widya menyebut kalau dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat Nasional Tahun 2026, mereka menghadirkan booth khusus Koperasi Gen Z yang menampilkan berbagai inovasi bisnis kreatif berbasis digital karya anak muda.

"DEKOPIN ingin mengubah persepsi dan membuktikan kepada generasi muda bahwa koperasi adalah wadah kolaborasi ekonomi yang paling keren, adaptif, dan berdaya saing global," katanya, dikutip dari siaran pers, Jumat (17/7/2026).

Dalam acara puncak Harkopnas, Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan kalau Pemerintah akan memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat paling bawah. Ia menyerukan kebangkitan total gerakan koperasi sebagai kekuatan ekonomi raksasa yang kokoh dan mandiri seperti sapu lidi.

"Koperasi adalah alatnya orang lemah. Tapi, seperti sapu lidi, satu lidi lemah, tapi kalau bergabung, itu kekuatan, Saudara-Saudara sekalian. Jangan khawatir, gerakan koperasi Indonesia akan bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia. Kekuatan ekonomi yang tidak akan membawa uang lari dari Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum DEKOPIN, Bambang Haryadi menilai kehadiran Kepala Negara menjadi titik balik sakral setelah hampir tiga dekade gerakan koperasi kurang mendapat perhatian yang sepadan dengan mandat Pasal 33 Ayat 1 UUD 1945.

Dekopin. [Dekopin]

"Baru dalam pemerintahan Bapak Presiden, gerakan koperasi mendapat perhatian dan menjadi program prioritas penguatan ekonomi masyarakat," kata Bambang.

Bambang juga mematahkan anggapan keliru mengenai koperasi. Menurutnya, stigma koperasi selama ini dinilai sebagai alat ekonomi kuno dan kecil, padahal sangat tidak relevan dan salah besar.

"Kami contohkan klub-klub sepakbola besar di Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen dikelola dengan sistem koperasi. Bahkan salah satu bank terbesar di Belanda, Rabobank, dimiliki oleh koperasi. Untuk itu kami yakin, koperasi akan bangkit kembali di era kepemimpinan Bapak," tegasnya.

Baca Juga: Bikin Jenderal Cengar-cengir, Prabowo Tanya Panglima TNI dan Kapolri Soal Potong Anggaran: Rela?

Load More