Suara.com - Merebaknya virus corona yang berdampak diliburkannya kompetisi Liga 1 2020 membuat pemain belakang Barito Putera, Reva Adi Utama mempunyai kesibukan baru yaitu menikmati perannya menjadi seorang ayah muda.
"Sekarang aktivitas selama libur banyak saya habiskan di rumah saja bersama anak dan istri. Ini salah satu dampak positif, banyak waktu lebih buat keluarga," kata Reva Adi Utama seperti dilansir laman media sosial tim seperti dilansir Antara, Sabtu (11/4/2020).
Reva Adi Utama terpaksa harus pulang kampung ke Makassar, Sulawesi Selatan karena liga hentikan oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru. Selama ini pemain berusia 23 tahun ini menjadi tulang punggung tim yang bermarkas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dengan berkumpul dengan keluarga, Reva mengaku mempunyai banyak waktu untuk mengurus buah cintanya dengan Alya Nadira yaitu Haaziq Azayr Utama yang lahir pada 10 Januari 2020. Selain itu juga membersihkan rumah.
"Sekarang masuk tiga bulan. Saat ini banyak waktu buat dia (Haaziq)," kata Reva Adi Utama itu menambahkan.
Mantan pemain PSM Makassar itu mengaku cukup protektif terhadap keluarganya. Apalagi tempat tinggalnya yaitu Makassar merupakan salah satu wilayah di Sulawesi Selatan yang rentan dengan penyebaran virus penyebab COVID-19 itu.
"Yang saya paling perhatikan adalah kebersihan dan menghindari kontak langsung dengan orang luar. Apalagi saya punya bayi. Semoga penyebaran virus ini bisa secepatnya diatasi supaya bisa mencari rezeki untuk keluarga," kata Reva menegaskan.
Selain menikmati peran sebagai ayah, mantan pemain Badak Lampung FC itu mengaku tidak lupa menjaga kebugaran karena sistem latihan terus dipantau oleh jajaran pelatih tim yang berjuluk Laskar Antasari itu.
"Saya latihan di rumah saja. Untuk jaga kebugaran. Latihan juga sesuai dengan arahan tim pelatih," pungkas Reva Adi Utama.
Baca Juga: Komentar Persita Soal Dana Bantuan FIFA untuk Dampak COVID-19
Berita Terkait
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Persiapan Maksimal, Teco Optimis Barito Putera Raih Kemenangan di Laga Perdana Championship
-
Telan 4 Kekalahan, Sinyal Bahaya PSIM Yogyakarta Jelang Hadapi Super League
-
Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027