Klub yang paling siap menghadapi situasi terburuk
Rival abadi Barcelona, Real Madrid, diyakini sebagai klub yang paling siap menghadapi krisis yang terjadi saat ini.
Dilansir Marca, Madrid menghabiskan beberapa musim terakhir dengan berhemat. Keputusan Cristiano Ronaldo hengkang ke Juventus juga memangkas pengeluaran Madrid.
Namun, jika skenario yang terjadi adalah La Liga tidak dilanjutkan, maka Madrid akan kehilangan pendapatan (hak siar) yang cukup besar. Apalagi jika ditambah dengan dihentikannya Liga Champions, Madrid dipastikan harus lebih ketat dalam mengencangkan ikat pinggang.
Hutang besar menjadi masalah
Tercatat, ada empat klub La Liga yang dililit hutang dan harus mengeluarkan uang yang sangat besar setiap bulannya untuk membayar gaji pemain. Empat klub tersebut adalah Barcelona, Atletico Madrid, Valencia dan Espanyol.
Saat ini, meski pandemi corona di Spanyol berada di tingkat yang semakin memprihatinkan, empat klub tersebut masih mampu bertahan.
Akan tetapi jika dalam waktu lama keadaan tak kunjung kembali seperti sediakala, maka neraca keuangan empat klub tersebut tidak akan imbang.
Apa yang akan terjadi jika musim tidak diselesaikan?
Baca Juga: Pacar Baru Ibu Neymar Ternyata Penyuka Sesama Jenis
Jika ternyata La Liga musim ini dihentikan atau tidak diselesaikan, 11 klub terancam bangkrut. Karena 11 klub tersebut sangat menggantungkan kehidupan mereka dari pendapatan hak siar.
Osasuna, Mallorca, Villarreal, Sevilla dan Real Sociedad harus putar otak jika skenario ini yang terjadi. Mengingat lima tim tersebut tidak memiliki pendapatan lain yang signifikan.
Sementara Real Betis, Getafe, Granada dan Levante bebannya akan sedikit lebih ringan. Meski terancam bangkrut, empat klub di atas tidak memiliki pengeluaran fantastis seperti Villarreal dan Sevilla.
Sedangkan untuk Alaves dan Valladolid, mungkin saja akan berganti pemilik mengingat hutang besar yang melilit dua klub tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Sejarah Ceuta, Enklave Spanyol di Afrika Utara Jadi 'Surga' Warga Maroko
-
72 Orang Tewas Terobos Perbatasan Maroko - Ceuta Spanyol, 1.000 Korban Luka
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali