Suara.com - Pemain bertahan Persib Bandung Victor Igbonefo berbagi sepenggal kisah perjalanannya menjadi seorang pemain sepak bola profesional. Dalam perjuangannya merintis karier sebagai pengolah si kulit bundar, pemain naturalisasi asal Nigeria itu mengaku diminta keluarga untuk mengutamakan pendidikan. Sang ayah selalu berharap dirinya memiliki pendidikan tinggi selain berkarier sebagai pesepak bola.
Igbonefo mengatakan, dukungan keluarga di sepak bola awalnya hanya sebatas hobi dan aktivitas menjaga kebugaran. Mendiang ayahnya selalu berpesan, pendidikan harus menjadi hal utama untuk masa depan.
Harapan keluarga, terutama sang ayah bukan tanpa alasan. Sebagai putra seorang hakim, Igbonefo disyaratkan berpendidikan tinggi untuk bekal di masa mendatang.
"Keluarga aku tetap mendukung bermain bola karena melihat passion aku sebagai pemain bola. Hanya papa ingin saya sekolah tinggi. Dia bilang, sepakbola hanya hobi, jadi aku harus tetap sekolah tinggi sebagai back up," kata Igbonefo.
"Tetapi papa tetap mendukung keputusan aku bermain bola. Meskipun selalu mengingatkan sekolah itu penting," sambung pemain bernomor punggung 32 itu dikutip laman resmi klub, Sabtu 18 April 2020.
Sejak kecil, Igbonefo pun terus berupaya membuktikan jika pilihan hidupnya tidak salah. Dia berjuang keras untuk membalas kepercayaan keluarganya dengan kesuksesan.
Igbonefo menimba ilmu sepakbola bersama Nigerdock Soccer Academy. Berkat keahliannya mengolah si kulit bundar, ia mendapat tawaran dari tim-tim lokal di Nigeria, hingga ke klub profesional. Ia pun bergabung bersama Persipura Jayapura pada musim 2009/2010 dan membela Persib di musim 2018.
"Walau papa sudah tidak ada, tapi dia akan lihat juga. Sekarang mereka senang dan bangga. Semakin mendukung aku," ucapnya dengan penuh kerinduan akan sang ayah.
Baca Juga: RFEF Hendak Setop La Liga, Presiden Getafe Ngamuk
Berita Terkait
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
Thom Haye Absen Lawan Madura, Persib Siapkan Skenario Alternatif
-
Main di GBLA, Federico Barba Pastikan Persib Bandung Siap Pertahankan Tren Positif
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Kiper Liga Italia Saingan Emil Audero untuk Dilirik Juventus
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Rating Calvin Verdonk dan Aksi Heroik Lille OSC Balikkan Keadaan Lawan Crvena Zvezda di Liga Europa
-
Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Nathan Tjoe A On Sering Hangatkan Bangku Cadangan, Tapi Kini Meledak di Willem II
-
Maarten Paes: Jadi Kiper Utama Ajax Terbuka, Saya Harus Asah Kemampuan
-
Calvin Verdonk Bawa Lille Lolos Babak 16 Besar Liga Europa
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda