Suara.com - Winger andalan Manchester City, Raheem Sterling mengakui bahwa ia sangat berhasrat untuk bisa bertukar jersey dengan megabintang Barcelona, Lionel Messi di masa depan.
Sterling mengaku adalah seorang kolektor jersey sejati. Winger Timnas Inggris itu sedang getol-getolnya bertukar kostum dengan pemain lawan dan kemudian mengoleksinya.
Sayang, 'hobi' Sterling itu harus terhenti sejenak setelah kampanye 2019/2020 ditangguhkan sejak pertengahan bulan lalu imbas pandemi global COVID-19.
Sterling menambahkan, bahwa ia akan menunggu hingga pensiun sebelum membingkai seluruh medali dan penghargaan yang ia dapat sepanjang karier sepakbolanya. Demikian pula koleksi jersey-nya tersebut.
"Saya seorang kolektor jersey, tetapi saya belum menaruhnya di dinding saya," kata Sterling kepada BBC Radio 5 Live.
"Saya tidak suka orang-orang datang ke rumah saya dan tahu saya pemain bola. Saya lebih suka rumah dikunjungi oleh keluarga," sambung pemain jebolan akademi Liverpool itu.
"Namun saat saya pensiun nanti, semua koleksi dari mulai medali, penghargaan, dan jersey-jersey itu akan saya bingkai dan saya pajang di rumah," ungkap Sterling.
"Hanya ada satu yang benar-benar saya inginkan, dan itu adalah jersey Lionel Messi. Hingga kini itu belum kesampaian (bertukar jersey dengan Messi)," celoteh pemain berusia 25 tahun itu.
"Ketika kami (Man City) bermain lawan Barcelona (pada Liga Champions musim 2016/2017), saya mendapatkan jersey Neymar. Saya rasa itu jersey pertama yang benar-benar saya minta secara khusus. Tapi, Messi hingga kini memang belum saya dapat," bebernya.
Baca Juga: Bantu Perangi Covid-19 di Napoli, Jersey Diego Maradona Dilepas Rp 924 Juta
Berita Terkait
-
Lionel Messi Bidik 3 Rekor Kelas Dewa di Piala Dunia 2026, Ronaldo Makin Ketinggalan
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Ditahan Imbang Everton, Pep Guardiola Pasrah Soal Perburuan Gelar Juara
-
AC Milan hingga Juventus Berebut Tanda-tangan Bek Manchester City, Siapa yang Dapat?
-
Daftar Rekor Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Dipecahkan Lionel Messi dan Ronaldo di Amerika
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?