Suara.com - Bomber andalan Tottenham Hotspur, Harry Kane dipastikan menjadi sponsor utama klub kasta keempat sepakbola Inggris (League Two) yang sempat dibelanya, Leyton Orient. Kane akan menyokong Orient mulai musim kompetisi 2020/2021.
Menurut laman resmi Leyton Orient, keputusan Kane menjadi sponsor tidak lepas dari wujud nyata bentuk rasa terima kasih serta dukungan sang penyerang bagi mereka yang berjuang di garis depan melawan pandemi COVID-19 di Inggris.
Menariknya, sponsor yang terpampang di bagian depan jersey Orient untuk musim mendatang bukan nama, tampang, ataupun embel-embel yang berhubungan dengan Kane.
Akan tetapi, jersey anyar Orient dihiasi ucapan terima kasih bagi para tenaga medis, rumah sakit, serta lembaga amal.
Terdapat tiga jersey Orient, yakni kandang, tandang dan jersey ketiga dengan tampilan yang berbeda-beda.
Untuk jersey kandang bertuliskan pesan terima kasih kepada pahlawan garis depan dalam pandemi COVID-19.
Sementara untuk jersey tandang, terdapat logo ataupun tulisan Haven House (rumah sakit anak-anak). Dan untuk jersey ketiga, terdapat logo Mind yang merupakan lembaga amal kesehatan mental.
"Saya lahir dan tumbuh dewasa hanya beberapa kilometer dari stadion (milik Orient), dan saya benar-benar gembira memiliki kesempatan untuk membalas klub yang memberikan saya laga profesional perdana," ucap Kane sebagaimana dilansir laman resmi Orient, Jumat (15/5/2020).
"Ini juga memberi saya wadah untuk bisa mengucapkan terima kasih kepada pahlawan garis depan dan badan amal di luar sana, yang memberikan layanan perawatan serta dukungan dalam masa sulit ini," sambung kapten Timnas Inggris itu.
Baca Juga: Moussa Dembele Kian Dekat Berkostum Man United, Pengganti Odion Ighalo?
Kane sendiri memang pernah memiliki pengalaman membela Orient. Di pertengahan musim 2010/2011, Kane yang baru saja dipromosikan Tottenham ke tim senior langsung dipinjamkan ke Orient.
Dalam laga debutnya bersama Orient, Kane berhasil mencetak gol untuk membawa tim mengalahkan Rochdale.
Selama berseragam Orient sebagai pemain pinjaman, striker berusia 26 tahun itu sukses mengemas lima gol dalam 18 penampilan.
Berita Terkait
-
Harry Kane Samai Rekor Gary Lineker, Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia
-
Inggris Kalahkan Kroasia, Harry Kane Tampil Sempurna di Mata Thomas Tuchel
-
Hasil Piala Dunia 2026: Inggris Lumat Kroasia, Kane, Bellingham, Rashford Bersinar
-
Hujan Gol Piala Dunia 2026 Babak I Inggris vs Kroasia: Harry Kane Cetak Gol ke-168
-
Harry Kane Bocorkan Instruksi Khusus Thomas Tuchel Jelang Inggris vs Kroasia
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Pelatih Portugal Tolak Salahkan Cristiano Ronaldo Saat Ditahan Imbang RD Kongo
-
Hasil Piala Dunia 2026: Caleb Yirenkyi Jadi Pahlawan Kemenangan Ghana atas Panama
-
Harry Kane Samai Rekor Gary Lineker, Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia
-
Inggris Kalahkan Kroasia, Harry Kane Tampil Sempurna di Mata Thomas Tuchel
-
Disebut Masuk Radar John Herdman, Julian Oerip Kode Pakai Jersey Garuda
-
5 Besar Bintang Piala Dunia 2026 dengan Gaji Fantastis: Soal Cuan Messi Kalah dari Ronaldo
-
Ipswich Town Lawan Oxford United, Duel Pemain Timnas Indonesia Bakal Tersaji?
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Zlatko Dalic Tegaskan Kroasia Tak Boleh Lagi Terpeleset Usai Kalah dari Inggris
-
Candaan soal Pemain Jepang Tuai Kontroversi, Rafael van der Vaart: Tidak Ada Niat Rasis