Suara.com - Kiper Bhayangkara FC, Indra Adi Nugraha, mengaku bersyukur karena bisa menjalankan puasa Ramadan bersama keluarga. Hal itu dinilai sebagai berkah dari liburnya kompetisi Liga 1 dan pandemi COVID-19.
"Yang jelas bisa berkumpul dengan keluarga itu yang paling berharga sekarang. Bisa tarawih setiap malam, biasanya kalau pas liga jalan saya gak bisa gitu karena harus latihan malam dan ada pertandingan juga,” kata Indra seperti dilansir laman resmi tim di Jakarta, Senin (18/5/2020).
Pemain berusia 24 tahun ini bergegas pulang kampung ke Trenggalek Jawa Timur setelah kompetisi tertinggi di Tanah Air itu dihentikan karena pandemi virus yang berasal dari China itu. Hal tersebut tidak bisa dilakukan jika kompetisi berjalan.
Meski jauh dari pengawasan pelatih, pria yang juga seorang anggota polisi ini mengaku tetap menjalankan program latihan. Pihaknya tidak ingin kondisinya menurun jika kembali dipanggil tim guna melanjutkan kompetisi.
"Latihan mandiri tetap berjalan. Begitu juga dengan komunikasi dengan manajemen dan pelatih," kata pria yang bertugas di Lantas Polres Trenggalek.
Selain melalukan latihan mandiri, Indra mengaku juga mendapatkan kesempatan lebih berbaur dengan keluarga dan banyak melalukan kegiatan. Bahkan ia mengaku tidak segan membantu orang tuanya.
"Di rumah paling kegiatannya cuma bersih-bersih. Kalau dinas rutin belum, soalnya tunggu keputusan dari PSSI, kalau liga benar-benar berhenti mungkin mulai masuk dinas aktif,”
"Cuma beberapa hari kemarin sempat masuk kantor, bertemu dengan komandan dan senior di Polres tempat saya dinas,” kata Indra menambahkan.
Terkait soal makanan favorit saat berbuka, Indra memilih dua makanan ringan. Pemain kelahiran 8 Oktober 1995 itu menyantap jajanan khas bulan puasa yang kerap dijual di kaki lima.
Baca Juga: Lampard Ingin Chelsea Pertahankan Pemain Yang Habis Kontraknya
"Kalau makanan favorit pas buka, saya biasanya kurma sama es buah,” kata pemain dengan nomor punggung 38 itu.
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Pulih dari Cedera, Muhammad Ferrari Siap Perkuat Bhayangkara FC
-
Fabio Calonego Merasa Hambar Gol Indahnya Berujung Kekalahan Persija
-
Bos Bhayangkara FC Tidak Sangka The Guardian Bisa Pecundangi Persija Jakarta
-
Jadi Mimpi Buruk Persija, Moussa Sidibe Bongkar Kunci Kemenangan Bhayangkara FC
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid