Suara.com - Striker Madura United, Alberto Goncalves mendukung PSSI untuk kembali menjalankan kompetisi Liga 1 dan 2. Pemain yang akrab disapa Beto ini mengaku membutuhkan penghasilannya dari bermain sepakbola.
Pemain naturalisasi tersebut menganggap jika kompetisi berhenti akan sangat membahayakan bagi pesepakbola yang mengharapkan penghasilan dari pertandingan. Sebab, ia menilai wabah corona tidak bisa diprediksi kapan bisa hilang.
"Kalau berhenti total, bisa sampe tahun depan tidak selesai virus corona ini. Kita harus liat kondisi ekonomi juga ya. Kita butuh kerja untuk mendapatkan uang, jika tanpa uang dan kompetisi berhenti lebih parah lagi," kata Beto saat dihubungi, Kamis (4/6/2020).
"Semoga Liga 1 berjalan lagi karena semua rindu sepakbola. Mungkin September mulai dan Agustus sudah latihan, itu bagus," tambah pemain asal Brasil tersebut.
Meski begitu, pemain berusia 39 tahun ini tetap mengingatkan pentingnya protokol kesehatan. Ia berharap PSSI bisa menyiapkannya dengan maksimal agar memberikan rasa aman kepada pemain.
"Tapi yang penting ada protokol untuk kesehatan, juga kita harus jaga jarak, dan pakai masker. Pokoknya ada protokol untuk kesehatan," jelas pemain berusia 39 tahun tersebut.
Kemungkinan kompetisi akan jalan lagi pada September atau Oktober mendatang. PSSI hanya tinggal memutuskan jadi atau tidaknya Liga 1 dan 2 digulirkan kembali, setelah digelarnya rapat Komite Eksekutif (Exco) dalam waktu dekat ini.
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
PSSI Siap Pajang Foto Suporter Penghina Beckham Putra, Pelaku Terancam Blacklist
-
PSSI Siap Banned Suporter yang Intimidasi Beckham Putra, CCTV GBK Jadi Bukti
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026