Suara.com - Penyerang Manchester City dan Timnas Inggris Raheem Sterling, menegaskan bahwa rasisme adalah satu-satunya penyakit saat ini.
Pemain berusia 25 tahun yang memang lantang bicara tentang diskriminasi itu, mengakui pernyataannya mungkin keliru karena dunia saat ini sedang memerangi pandemi virus corona.
"Saya tahu ini mungkin terdengar agak murahan, tetapi satu-satunya penyakit saat ini adalah rasisme yang kami perjuangkan," kata Sterling dalam wawancara dengan BBC TV yang dikutip Antara dari AFP, Senin (8/6/2020).
Sterling adalah bintang olahraga terbaru yang menyuarakan protes terhadap rasisme di Amerika Serikat dan di seluruh dunia setelah kematian George Floyd di Minneapolis bulan lalu.
"Ini adalah hal yang paling penting pada saat ini karena ini adalah sesuatu yang terjadi selama bertahun-tahun. Sama seperti pandemi, kami ingin mencari solusi untuk menghentikannya," tambahnya.
"Pada saat yang sama, inilah yang dilakukan oleh semua pemrotes ini. Mereka berusaha menemukan solusi dan cara untuk menghentikan ketidakadilan yang mereka lihat dan mereka berjuang untuk tujuan mereka.”
"Selama mereka melakukannya dengan damai dan aman dan tidak menyakiti siapa pun dan tidak membobol toko, mereka bisa melakukannya dengan cara damai ini.”
Sterling memang getol memperjuangkan hal tersebut. Bahkan tahun lalu dia menyarankan kepada pemain agar tidak keluar dari lapangan jika terjadi pelecehan ras.
Mantan pemain Liverpool ini percaya sekarang saatnya berbicara untuk perubahan nyata dalam masyarakat dan di dunia sepak bola profesional. Apalagi kejadian tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Arsenal Menang Besar 6-0, Man United Gelar Game Internal
"Ini adalah sesuatu yang perlu lebih dari sekedar berbicara. Kita harus benar-benar menerapkan perubahan dan menyoroti tempat-tempat yang memang membutuhkan perubahan," tegas Sterling.
Berita Terkait
-
Usia Hanya Angka! Roque Santa Cruz Masih Haus Cetak Gol di Usia 44 Tahun, Cristiano Ronaldo Kalah?
-
Saat Duit Arab Mengubah Manchester City, Dari Tetangga Miskin ke Penguasa Eropa
-
Manchester City vs Real Madrid Memanas! Duel Liga Champions Diselimuti Perang Transfer 2026
-
Pep Guardiola Spill Kondisi Terkini Erling Haaland Jelang Lawan Nottingham Forest
-
Manchester City Siapkan Rp1,5 Triliun untuk Tino Livramento
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC