Suara.com - Sebanyak 72 pesepakbola nasional akan bertarung di Arena e-Sports untuk mengisi kekosongan kompetisi yang sedang ditangguhkan karena pandemi COVID-19.
Event bertajuk 'e-Sports Superstars Battle' ini dibuat oleh Mahaka Sports Entertainment yang bekerja sama dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).
Beberapa pesepakbola yang ikut serta antara lain Andritany Ardhiyasa, Febri Hariyadi, Hamka Hamzah, Ramdani Lestaluhu, Gian Zola, Bagas Kaffa, Rezaldi Hehanusa, Muhammad Rafli, dan masih banyak lagi. Selain pesepakbola pria, pemain wanita pun ada juga yang ikut serta.
Ada dua game e-Sports yang akan dimainkan para pesepakbola ini yaitu Mobile Legends dan PlayersUnknown's Battlegrounds atau (PUBG) Mobile.
Ponaryo Astaman selaku General Manager (GM) APPI sangat mendukung adanya event ini. Meski hanya sebatas game, ini bisa membantu para pemain menambah penghasilan di tengah pandemi COVID-19.
Selain menggelar event ini. Mahaka dan APPI juga akan membuat donasi kepada mereka yang terkena dampak COVID-19.
"Ide event ini didasari kondisi pandemi saat ini. Setidaknya kami memberikan pesepakbola kegiatan di masa jeda kompetisi ini. Memang belum semua pemain, tapi setidaknya ada kegiatan di masa pandemi ini," kata Ponaryo saat jumpa pers virtual, Rabu (10/6/2020) pagi.
"Memang event ini berbeda seperti kebiasaan mereka di lapangan, tapi memang banyak pesepakbola kita yang bermain game. Event ini juga bentuk kepedulian karena ada donasi untuk yang terdampak COVID-19 dan ini juga bentuk nyata pesepabola kita untuk bangsa," ia menjelaskan.
"Semua pemain yang terlibat akan mendapat reward atau hadiah. Tapi selain hadiah uang, pesepakbola selama mereka tidak berlatih pasti ada rasa bosan dan kehilangan rasa kompetisi. Di sini bisa dirasakan lagi," tambahnya.
Baca Juga: Jika Chelsea Juara Liga Champions, Fans Seksi Ini Janji bakal Foto Bugil
Sementara itu, CEO Mahaka, Cahyadi Wanda mengatakan sengaja menghadirkan pesepakbola dalam event ini untuk mengobati rasa rindu pecinta sepakbola Tanah Air dengan para idolanya setelah ditangguhkannya kompetisi.
"Ini berbeda dengan e-Sports lainnya karena yang main bukan tim e-Sports profesional, tapi pesepakbola nasional. Di tengah pandemi ini banyak yang kangen dengan aksi pesepakbola Indonesia dan kami hadirkan dengan suasana baru," ujar Cahyadi.
"Terimakasih kepada APPI yang mendukung kegiatan ini dan membantu kami mengajak pesepakbola untuk dapat bergabung di acara ini," punhkasnya.
Sekedar informasi khusus Mobile Legends sudah dipilih kapten tim yaitu Muhammad Rafli, Amirudin Bagas Kaffa, Nadeo Argawinata, Dedik Setiawan, Gian Zola, Rezaldi Hehanusa, Nur Hidayat, dan Arthur Iriawan. Nantinya, mereka bebas menentukan tim masing-masing untuk ikut bertanding.
Untuk Mobile Legends akan dimulai babak penyisihan lebih dahulu pada 11 Juni 2020. Sementara babak semifinal dan final akan berlangsung pada 13-14 Juni.
Kemudian, untuk PUGBG Mobile akan ada 16 tim, di mana timnya terdiri dari 4 orang dan seluruhnya adalah pemain sepakbola. Mereka akan bermain lima match pada 20-21 Juni mendatang. Setelah itu, yang mendapat poin tertinggi keluar sebagai pemenang.
Berita Terkait
-
Tak Bisa Dipakai Persija Sampai Akhir Musim, Hanif Sjahbandi Sibukkan Diri di APPI
-
Alarm untuk Andritany, Cyrus Margono Siap Rebut Status Kiper Utama Persija
-
Persija Jakarta Samai Poin Persib, Andritany Tegaskan Asa Juara Masih Ada
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Persija Dua Kali Dibobol MU, Andritany Ardhiyasa Akui Kesalahan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?