Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso angkat suara soal kapan skuatnya akan memulai latihan sebagai persiapan kembali dimulainya Liga 1 2020 setelah ditangguhkan karena pandemi COVID-19.
Menurut pelatih Persebaya ini, dikumpulkannya Irfan Jaya dan kawan-kawan tergantung dari kapan kompetisi kembali kick off.
Aji telah merancang skema mengumpulkan para pemain untuk melakukan persiapan pada awal Juli. Namun, hal itu jika PSSI memutuskan kompetisi dimulai pada bulan Oktober.
Menurut Aji, persiapan yang dibutuhkan tim sebelum kompetisi dimulai minimal dua bulan. Oleh karenanya, awal Juli sangat cocok jika Liga 1 dimulai kembali pada bulan Oktober.
"Setidaknya 1,5-2 bulan karena kita libur tiga bulan, idealnya segitu minimal. Awal Juli sudah melakukan persiapan kalau Oktober (Liga 1) dimulai," kata Aji Santoso.
Sejauh ini, Persebaya belum lagi melakukan latihan bersama secara virtual. Terkait hal ini, mantan pelatih PSIM Yogyakarta itu masih berkomunikasi dengan manajemen tim.
"Persebaya belum latihan virtual lagi, saya masih berkomunikasi dengan manajemen dulu. Pasti tidak akan diperbolehkan kita melakukan latihan bersama di lapangan," ungkapnya.
Liga 1 2020 sudah dihentikan sementara sejak Maret lalu karena pandemi Corona sampai waktu yang belum ditentukan.
PSSI saat ini sedang membuat rancangan kemungkinan kembali digelarnya kompetisi pada bulan September atau Oktober mendatang.
Baca Juga: Aji Santoso: Regulasi Pemain U-20 Tidak akan Turunkan Kualitas Liga 1
Kepastian kapan kick off Liga 1 dan Liga 2 musim ini baru diputuskan usai diselenggarakannya rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Namun, belum diketahui kapan rapat Exco digelar.
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi