Suara.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan mengaku sudah menerima roadmap terbaru dari manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Namun menurut Iriawan, perencanaan yang diberikan juru taktik asal Korea Selatan itu belum lengkap.
Lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu menyebut roadmap yang diberikan Shin Tae-yong hanya berisikan tentang Timnas Indonesia U-19. Sementara menurut Iriawan, PSSI ingin roadmap lengkap tersusun termasuk di dalamnya program untuk Timnas senior.
"Kita sudah terima roadmap yang terakhir dari Shin Tae-yong, tapi belum lengkap karena (timnas) senior belum. Selain itu dia sudah berikan U-19 dan U-23 juga sudah, mungkin kami nanti akan lakukan pertemuan virtual lagi untuk membahas ini," kata Iriawan dalam jumpa pers di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/7/2020).
Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya itu ingin agar Shin Tae-yong bisa secepatnya ke Indonesia. Sebab, training camp (TC) Timnas Indonesia, baik itu U-19 atau senior harus segera dilakukan.
"Kami meminta Shin Tae-yong untuk bisa lebih cepat ke Indonesia untuk mengerucutkan 44 pemain menjadi lebih sedikit," pungkasnya.
Saat ini Shin Tae-yong memang masih berada di Korea Selatan. Pelatih berusia 51 tahun itu juga masih memimpin skuat Timnas Indonesia U-19 menggelar latihan virtual sejak 14 Mei 2020 lalu.
Shin Tae-yong sendiri belum diketahui kapan datang ke Indonesia. Sementara PSSI sudah mengirim surat resmi ke pelatih itu untuk segera datang ke Indonesia secepatnya.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey