Suara.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memastikan dirinya segera datang ke Indonesia. Kepastian tersebut disampaikan Shin melalui surat yang dikirimkan kepada Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
Ada beberapa permintaan dari Shin Tae-yong sebelum berangkat ke Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu meminta kepada PSSI mempersiapkan hal-hal teknis untuk training camp (TC) atau pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 dan senior.
Selain itu, Shin Tae-yong juga meminta disediakan tempat isolasi. Ini juga berlaku untuk para asistennya yang berasal dari Korea Selatan. Meski demikian, belum dijelaskan kapan sang pelatih akan bertolak ke Indonesia.
"Kami ingin informasi yang akurat tentang jadwal dan persiapan TC Timnas U-19. Jadwal saya dan tim pelatih dari Korea Selatan ke Indonesia, lalu periode isolasi, tempat isolasi, dan jadwal selama periode isolasi," kata Shin Tae-yong dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Kamis (9/7/2020).
Lebih lanjut, juru taktik berusia 51 tahun tersebut akan mengubah roadmap yang sebelumnya sudah diberikan kepada PSSI. Di mana sebelumnya, tidak ada program untuk timnas senior di dalamnya.
Shin menyatakan bahwa selama periode kontrak empat tahun, prioritasnya ialah meningkatkan landasan sepak bola Indonesia guna memperbaiki masalah mendasar dan meletakkan dasar bagi sepak bola Indonesia menuju level yang lebih tinggi.
"Tujuan utama adalah untuk lolos dari fase grup pada Piala Dunia U-20 tahun 2021 dan juara Piala AFF 2022. Oleh karena itu, yang lebih penting adalah Piala Asia U-19 2020 dan Piala AFF 2020 sebagai proses bagi kita untuk naik ke level yang lebih tinggi," jelas Shin Tae-yong.
"Tidak ada pelatih yang tidak bertujuan untuk meraih kemenangan. Tapi sekarang saatnya untuk menginvestasikan waktu dan upaya untuk hasil di masa depan. Tolong bantu saya untuk ini dengan semua orang di PSSI dan semua media yang peduli dengan sepakbola Indonesia," tambahnya.
"Saya ingin mendapat dukungan semua pihak, sehingga kami dapat memberikan harapan kepada semua orang Indonesia melalui sepak bola selama masa sulit ini. Sekali lagi saya ingin bertemu Ketua Umum PSSI di Indonesia sesegera mungkin dan membahas tentang rencana kami," ucapnya.
Baca Juga: Kantongi Izin Tinggal, Shin Tae-yong Tak Terganjal Aturan Pemerintah
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengakui sudah membaca serta mempelajari roadmap dan keinginan Shin Tae-yong.
Selain itu, mantan Kapolda Metro Jaya itu menyebut tidak ada masalah apapun yang membuat Shin Tae-yong sulit datang ke Indonesia. Termasuk peraturan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang mengeluarkan peraturan Nomor 11 Tahun 2020 tentang Larangan Warga Asing Datang ke Indonesia.
"Saat ini PSSI menunggu Shin Tae-yong untuk kembali ke Indonesia untuk bertemu dengan kami. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan Shin Tae-yong untuk jadwal ke Indonesia. Visa dan KITAS dia pun sudah ada," ujar Mochamad Iriawan.
"Shin Tae-yong saya kira tidak menemui hambatan masuk ke Indonesia saat ini karena ia termasuk orang asing yang bekerja pada proyek strategis. Kami juga akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk proses ia kembali ke Indonesia," pungkas lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Berita Terkait
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Purbaya soal Rumor Jadi Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo: Saya Mah Isu Abadi
-
Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026
-
Purbaya ke Destry: Mempuni, Kebijakan Moneter BI Bisa Sejalan!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis