Suara.com - Pelatih Bima Sakti memberikan kabar terbaru terkait pelaksaan training camp (TC) atau pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 yang sudah berlangsung sejak 6 Juli 2020 lalu di Bekasi.
Bima menyebut TC di pekan pertama hanya fokus kepada pengulangan materi sebelumnya. Selain itu, pemain diminta untuk kembali beradaptasi setelah cukup lama tidak berlatih langsung di lapangan.
Tidak ada kontak fisik yang dilakukan sejauh ini. Mantan kapten Timnas Indonesia itu menyebut intensitas latihan yang dilakukan belum keras.
"Minggu pertama program latihan hanya koordinasi, tidak ada kontak fisik. Seperti pengenalan kembali Filanesia (Filosofi Sepakbola Indonesia) dan mereka masih menyerap dan menerapkan itu dengan baik," kata Bima Sakti saat jumpa pers virtual, Sabtu (11/7/2020).
"Fisiknya saya kira ada progres, tetapi untuk saat ini latihan belum keras seperti internal game. Karena minggu pertama ini masih penyesuaian. Kemungkinan nanti minggu kedua, tapi kita lihat bagaimana perkembangannya nanti," Bima menambahkan.
Sebagai informasi, TC Timnas Indonesia U-16 ini merupakan persiapan untuk mengikuti Piala Asia U-16 2020 yang akan berlangsung di Bahrain pada 25 November hingga 12 Desember.
Pada kejuaraan tersebut, Timnas Indonesia berada di grup neraka. Tergabung di Grup D, Indonesia akan melawan Jepang, Arab Saudi, dan China. Tiga tim yang pernah menjadi kampiun Piala Asia U-16.
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar