Suara.com - Playmaker Persija Jakarta, Marc Klok mengungkapkan bahwa dirinya banyak belajar bahasa Indonesia dari rekan setim sekaligus sekamarnya, Otavio Dutra.
"Saya sekamar dengan Dutra. Dia orang baik dan tentunya lebih memahami Indonesia. Saya dapat belajar banyak bahasa Indonesia dari Dutra dan itu akan membantu saya," ujar Klok, sebagaimana dilansir dari Antara, Senin (13/7/2020).
Otavio Dutra sendiri merupakan bek kelahiran Brasil yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia sejak September 2019. Pemain berusia 36 tahun itu sudah berkiprah di sepakbola Indonesia selama sekira 10 tahun.
Sementara Marc Klok baru memulai karier di persepakbolaan Tanah Air pada tahun 2017 saat dia bermain untuk PSM Makassar. Klok baru bergabung dengan Persija mulai musim 2020 ini.
Saat ini, Klok yang berdarah Belanda tengah menjalani proses naturalisasi menjadi WNI.
Proses naturalisasinya dikabarkan sudah mendekati tahap akhir. Berkasnya kini tengah diproses di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Jika sudah menjadi WNI, gelandang berusia 27 tahun itu berhak memperkuat Timnas Indonesia.
Persija sendiri pun akan diuntungkan karena Klok yang sudah menjadi WNI dapat memberikan slot untuk pemain asing baru di Liga 1.
Baca Juga: Tetap Latihan, Evan Dimas Ingin Kondisi Maksimal Saat Tampil di Liga 1
Berita Terkait
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persija Jakarta Buka Suara Terkait Isu Pendaftaran IPO di Bursa Efek Indonesia
-
Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon