Syaiful Rachman
Rabu, 15 Juli 2020 | 21:33 WIB
Pemain Schalke asal Wales Rabbi Matondo saat laga melawan Borussia Dortmund di Gelsenkirchen, 26 Oktober 2019. AFP/INA FASSBENDER

Suara.com - Penyerang Wales Rabbi Matondo meminta maaf kepada pendukung Schalke, Rabu (15/7/2020), menyusul perbuatannya memposting foto pribadinya mengenakan jersey Borussia Dortmund di pusat kebugaran di Cardiff.

"Saya ingin jujur: saya naif dan mengenakan jersey itu untuk sesi latihan pribadi. Ini dari teman dekat saya Jadon Sancho. Saya hanya memakai ini karena Jadon, tidak ada hubungannya dengan Dortmund," tulis pemain asal Wales itu di Instagram.

Pemain berusia 19 tahun itu mengatakan, ia mengenakan kaus kuning bertuliskan nama pemain sayap Inggris Sancho itu tanpa memikirkan konsekuensi akan membuat marah banyak orang.

"Tidak ada maaf untuk perilaku tidak dewasa ini."

Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho. [Lars BARON / POOL / AFP]

Postingan Matondo memakai jersey Dortmund menyebabkan kegaduhan di antara para penggemar Schalke, banyak di antara mereka menyerukan agar dia meninggalkan Royal Blues.

"Saya ingin meminta maaf kepada semua orang yang kesal atau terhina oleh perilaku saya," tambah pemain 19 tahun itu seperti dikutip Antara dari AFP.

"Saya bisa menjanjikan kepada setiap pendukung bahwa mulai hari pertama, saya telah dikenal 100 persen bersama Schalke.

"Saya akan selalu memberikan segalanya untuk Schalke, untuk membuktikan betapa besar cinta saya kepada klub."

Pada Selasa (14/7/2020), direktur olahraga Schalke Jochen Schneider dikabarkan menegur pemain asal Wales tersebut.

Di Bundesliga musim 2019/20 yang belum lama berakhir, Matondo mengemas dua gol dari 20 pertandingan bersama Schalke. Schalke, yang akhir tahun lalu berada di posisi tiga, mengakhiri musim di posisi 12.