Suara.com - Manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong dan empat koleganya di staf kepelatihan timnas yaitu Kim Hae-woon, Kim Woo-jae, Lee Jae-hong serta Gong Oh-kyun tiba di Jakarta pada Rabu (22/7/2020) malam.
Dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Kamis (23/7/2020), Shin sampai di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, pada pukul 20.20 WIB dan langsung bertolak ke Jakarta.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku senang dengan kembalinya Shin dari Negeri Ginseng.
"Kedatangan pelatih Shin Tae-yong bukan saja ditunggu oleh PSSI tetapi juga oleh seluruh pecinta sepak bola di Indonesia yang berharap timnas dapat berprestasi lewat sentuhannya," ujar Iriawan seperti dilansir Antara.
Di Jakarta, Shin Tae-yong akan memimpin pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia senior dan Timnas Indonesia U-19 yang berlangsung mulai 23 Juli-8 Agustus 2020.
Shin Tae-yong dan jajaran staf pelatih timnas Indonesia yang baru tiba dari Korea Selatan tidak menjalani karantina selama 14 hari.
Menurut Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, karantina hanya dilakukan jika ditemukan gejala COVID-19.
Meski demikian, mereka beserta 29 pemain timnas senior dan 46 pemain timnas U-19 yang dipanggil untuk TC akan mengikuti tes usap (swab test) COVID-19 pada Jumat (24/7).
Timnas Indonesia akan menghadapi tiga pertandingan terakhir Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yaitu menantang tuan rumah Thailand pada 8 Oktober 2020, kemudian menjamu Uni Emirat Arab pada 13 Oktober 2020 dan bertandang ke Vietnam untuk melawan si empunya kandang pada 12 November 2020.
Baca Juga: PSSI: Kompetisi Bergulir, Satgas COVID-19 Sediakan Alat Swab Test
Meski peluang lolos ke putaran ketiga sudah tertutup, PSSI ingin timnas mendapatkan hasil terbaik demi mendongkrak peringkat FIFA.
Sementara timnas U-19 Indonesia akan berkompetisi di Piala Asia U-19 2020 yang berlangsung di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020.
Skuat ini diproyeksikan menjadi timnas U-20 yang akan bertanding di Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey