"Situasinya bisa terasa sulit dan itu selalu terbayang-bayang. Itu (kritikan) datang tanpa sikap rasa hormat dari para jurnalis dan pandit. Tapi, faktanya kesalahan selalu menjadi bagian dari seorang kiper, termasuk kiper top sekalipun," tutur Kasper seperti dimuat Tribal Football.
"Para pandit beropini sesukanya soal kiper, beropini apapun tentang kiper. Mereka membahas posisi tangan, posisi kaki, hal-hal teknik yang terkadang bisa merusak reputasi sang kiper," lanjut kiper utama Timnas Denmark itu.
"Anda mendengar komentar seperti 'posisi tangannya salah', atau hal-hal lainnya yang membuat para pendengar berpikir bahwa opini itu benar," celoteh Kasper.
"Terkadang narasi itu berbahaya dan bisa menciptakan momentum. Untuk kiper sekelas David, saya ikut bersimpati karena dalam waktu yang sangat lama dia sudah memperlihatkan aksi yang luar biasa. Tapi sekali lagi, jangan lupa bahwa dalam periode tertentu kiper hebat juga bisa tampil buruk," tutur kiper berusia 33 tahun itu.
"Terkait itu, akan banyak tekanan. Akan ada perasaan sekarang bahwa dia sedang diburu kiper asal Inggris (merujuk pada Henderson). Suka atau tidak, memiliki kiper bagus asal Inggris sangat berarti untuk negara ini."
"Jujur saja, saya berharap seseorang seperti Dean Henderson yang tampil bagus musim ini akan terus berkembang. Saya berharap dia akan menikmati musim hebat lainnya dalam satu atau dua musim ke depan bersama Sheffield United hingga siap (untuk menjadi kiper utama Manchester United)."
"Tetapi untuk sekarang, David De Gea adalah kiper kelas dunia dan masih seperti itu!" tandas Kasper Schmeichel.
Jelang partai akhir pekan ini, Manchester United berada di peringkat ketiga klasemen Liga Inggris 2019/2020 dengan raihan 63 poin, hanya unggul satu poin atas Leicester yang berada di peringkat kelima.
Mengapit kedua tim tersebut ada Chelsea yang bercokol di peringkat keempat, mengoleksi poin yang sama dengan Manchester United namun kalah selisih gol.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Pamungkas, Penentuan Lolos ke Liga Champions
Di saat yang bersamaan dengan laga Leicester vs MU, Chelsea akan menjamu Wolves di Stamford Bridge pada laga pekan pamungkas, Minggu (26/7/2020) malam WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut