Suara.com - Gelandang andalan Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Evan Dimas menganggap berkarier di luar negeri merupakan pengembangan mental yang tepat untuk para pesepakbola Tanah Air.
Pada 2018, Evan sendiri sempat membela klub Liga Malaysia, Selangor FA.
Total gelandang sentral berusia 25 tahun itumencatatkan 20 penampilan saat berseragam klub berjuluk Gergasi Merah itu, sebelum merapat ke Barito Putera dan akhirnya berlabuh di Persija pada musim 2020 ini.
"Menurut saya sangat penting untuk memiliki pengalaman berkarier di luar negeri. Banyak pemain lokal yang sudah bermain di timnas, terkadang itu membuat mereka cepat puas. Saya pikir jangan begitu," kata Evan seperti dilansir Antara, Jumat (24/7/2020).
"Saat bermain di luar negeri, mindset kita seperti mulai dari nol lagi. Apalagi hitungannya kita dianggap sebagai pemain asing. Hal itu yang membuat mental bermain kita terasah untuk membuktikan kita tidak sama dengan pemain lokal sana," tutur pemilik 24 caps bersama Timnas Senior Indonesia yang juga pernah memperkuat Bhayangkara FC itu.
Evan menambahkan, merumput di luar negeri juga sangat banyak memberikan pelajaran bagi dirinya, terutama saat berhadapan dengan pemain dari berbagai negara.
"Bermain di luar negeri banyak memberikan pengalaman yang baik buat karier kita sendiri. Kalau skill maupun taktik bisa saja kita dapatkan di sini, namun mental dan pengalaman pastinya lebih bagus saat bermain di luar negeri," pungkasnya.
Sebelum bermain untuk Selangor, Evan sendiri sebenarnya berkesempatan mengikuti uji coba di klub strata kedua Spanyol, Llagostera pada 2015 silam.
Selanjutnya pada 2016, Evan mengikuti program latihan selama empat bulan di Tim Espanyol B. Sayangnya saat di Espanyol, ia mengalami cedera dan gagal bersinar di sana.
Baca Juga: Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Andritany Enggan Ambil Pusing
Pada pertengahan tahun, Evan kemudian kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Bhayangkara FC.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Satu Pemain Asing Persija Jakarta Umumkan Cabut
-
Raja Menit Bermain: 3 Penggawa Timnas Indonesia dengan Jam Terbang Tertinggi di Eropa
-
Kata-kata Menyentuh Mauricio Souza Usai Tak Diperpanjang Persija
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions