Suara.com - Gelandang Bhayangkara FC Renan Silva mengungkapkan keinginannya untuk pensiun sebagai pesepak bola profesional di Indonesia mengikuti jejak langkah Jacksen F. Tiago.
"Saya berharap dapat membuat lebih banyak sejarah di Indonesia. Ini negara yang sangat saya cintai dan menyambut saya dengan banyak cinta dan kasih sayang," ujar Renan seperti dilansir dari laman resmi klub di Jakarta, Selasa (4/8/2020).
Pemain berusia 31 tahun itu memang belum terlalu lama tinggal di Indonesia. Namun sejak kedatangannya pada pertengahan musim 2018 lalu, ia sudah mencuri perhatian publik sepak bola Tanah Air.
Di musim pertamanya, ia membantu Persija Jakarta untuk juara. Musim berikutnya bergabung dengan Borneo FC. Meski tak membawa Borneo juara, namun penampilan apiknya mengantarkan dia didaulat sebagai pemain terbaik Liga 1.
Pada musim ini, pemain berpaspor Brazil itu bergabung dengan Bhayangkara FC. Meski kompetisi baru memainkan tiga laga dan harus ditunda akibat pandemi COVID-19, namun ia berhasil mempersembahkan gelar turnamen pra musim bertajuk Siem Reap Super Asia Cup 2020 di Kamboja.
"Ya ini pencapaian yang membuat saya senang dan tersenyum. Tapi ini bukan keberuntungan, ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi saya, ditambah berkat Tuhan kemana pun saya pergi," ujarnya.
"Saya harap, saya bisa tinggal di sini selama bertahun-tahun," kata dia menambahkan.
Selain di tiga klub Indonesia, Renan Silva juga telah banyak mengoleksi gelar. Pada 2011, pemain asal Brasil itu juara Cup Washington Rodrigues (A.C Olaria), lalu juara di Rumania Cup 2013 (Petrolul Ploiesti), juara Divisi 1 Uni Emirat Arab (Dibba Al Fujairah) 2015, juara FA Cup Thailand 2016 (Chainat Hornbill), dan juara Cup Extra Championship Carioca 2017 (Nova Iguacu FC).
Baca Juga: Tony Sucipto Kenang Sosok Satia Bagdja yang Dekat dengan Pemain
Berita Terkait
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?
-
Mampukah Calvin Verdonk Bawa Lille Comeback atas Red Star Belgrade?
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
John Herdman Dipuji Pundit Malaysia: Jauh Lebih Visioner Dibanding Patrick Kluivert