Suara.com - Manchester United (MU) tentu layak difavoritkan ataupun dijagokan banyak orang untuk keluar sebagai kampiun Liga Europa musim 2019/2020, yang akan restart mulai nanti malam.
Meski demikian, kapten legendaris Inter Milan, Giuseppe Bergomi punya pandangan yang berbeda. Mantan bek Timnas Italia yang akrab disapa Beppe itu yakin jika mantan klubnya merupakan favorit juara Liga Europa musim ini.
Manchester United dan Inter Milan berada di bagian yang terpisah pada hasil drawing babak delapan besar Liga Europa musim ini.
Jika mampu menaklukkan lawan masing-masing, kedua tim praktis akan bertemu di laga final nanti yang tentu layak disebut sebagai final ideal.
Inter sendiri sejatinya dihadapkan dengan laga yang cukup tricky sebelum berbicara lebih lanjut soal juara Liga Europa.
Tim berjuluk Il Biscione (Si Ular Besar) akan menerima bentrok dengan tim peringkat kedelapan Liga Spanyol musim ini, Getafe pada laga babak 16 besar yang akan dihelat di venue netral, Kamis (6/8/2020) dini hari WIB.
Laga perdelapanfinal ini dilangsukan di venue netral dan hanya digelar satu leg, alih-alih dua leg seperti biasanya, lantaran pandemi global COVID-19 masih menghantui.
Partai Inter Milan vs Getafe ini akan dihelat di Jerman, tepatnya di VeltinsArena, Gelsenkirchen, dini hari nanti pukul 02.00 WIB.
Bergomi sendiri yakin jika timnya memiliki semua yang diperlukan untuk melaju jauh di Liga Europa musim ini dan akhirnya menjadi juara.
Baca Juga: Unggul Agregat Mencolok 5-0, Manchester United Tetap Serius Ladeni LASK
"Inter bisa memenanginya, tak ada keraguan! Ada Manchester United yang juga sangat baik dan difavoritkan banyak orang, ada juga Sevilla atau mungkin (AS) Roma, tapi saya pikir Inter layak diusung sebagai favorit juara Liga Europa musim ini," tutur Bergomi kepada Tuttosport.
"Inter berada di posisi kedua (klasemen akhir) Liga Italia musim ini, Anda tak bisa menganggap remeh tim seperti ini. Inter juga masih fresh karena Serie A baru berakhir, tidak seperti tim-tim lain asal Spanyol, Jerman, atau Inggris," celoteh pria berusia 56 tahun itu.
"Di atas kertas, Inter seharusnya bisa jadi juara Liga Europa. Tim ini akan mendapat tekanan, namun pastinya mereka memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengalahkan Getafe. Mereka memiliki segalanya untuk bisa jadi juara," sesumbar Beppe.
"Soal Getafe, mereka mengakhiri musim LaLiga dengan cukup buruk. Setelah sempat di atas, mereka hanya finis kedelapan. Mereka tidak cukup baik setelah lockdown. Namun, mereka memang kuat dan alot dalam bertahan, dengan mengandalkan serangan-serangan balik," papar sang bek legendaris.
Juara Piala Dunia bersama Timnas Italia itu pun yakin, memenangi Liga Europa akan sangat merubah opini terhadap musim 2019/2020 yang dijalani Inter.
"Banyak orang bilang Inter gagal dan inkonsisten di Serie A, mereka tidak cukup baik, secara keseluruhan kurang memuaskan sepanjang musim, tapi faktanya mereka finis sebagai runner-up di belakang Juventus," ujar Bergomi.
"Dengan menjuarai Liga Europa, saya pikir opini banyak orang akan berubah. Saya yakin orang-orang sepakat jika Inter menjalani musim yang sukses. Runner-up di domestik, juara di kancah Eropa, itu sungguh musim yang sangat positif," tandasnya.
Berita Terkait
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
Terkini
-
Jelang Iran vs Selandia Baru, Mehdi Taremi Sebut Perlakuan Buruk AS Rusak Marwah Sepak Bola
-
Timnas Uruguay Alami Keterlambatan Pesawat Parah Menjelang Laga Perdana Melawan Arab Saudi
-
Arab Saudi vs Uruguay: Georgios Donis Bidik Kejutan Besar di Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang
-
Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral
-
FIFA Boncos! Tetap Bayar Wasit Omar Artan yang Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026
-
Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya
-
Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?