Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyiapkan alternatif negara lain jika rencana training camp (TC) alias pemusatan latihan Timnas Indonesia di Korea Selatan (Korsel) sulit terlaksana. Belanda menjadi salah satu tempat yang disiapkan oleh federasi.
Iriawan menjelaskan memboyong pemain Timnas Indonesia ke Korsel di tengah pandemi COVID-19 cukup sulit. Apalagi, ada aturan karantina selama 14 hari setibanya penggawa Merah Putih di sana.
Namun, lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu akan berusaha mewujudkan keinginan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk melakukan TC di luar negeri. Jika sulit di Korsel, PSSI akan mencari negara lain.
"Yang jelas kita akan suport permintaan Shin Tae-yong untuk TC di luar Indonesia. Tapi, tidak gampang juga, ke Korea Selatan sekarang harus ada syarat tertentu. Untuk ini kita sedang komunikasi dengan kedutaan," kata Iriawan dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Jumat (7/8/2020).
"Kami juga sedang jajaki ke Belanda. Yang jelas Shin Tae-yong menginginkan keluar (negeri) baik ke Korea atau negara Eropa, baru tadi malam kita rapat," tambahnya.
Saat ini Shin Tae-yong sedang memimpin TC Timnas Indonesia senior dan U-19 di Jakarta. TC yang sudah berlangsung sejak 23 Juli 2020 itu, baru memulai latihan perdananya hari ini, Jumat (7/8/2020).
Jadwal latihan sempat mengalami penundaan dua kali dari yang sebelumnya diagendakan pada 25 Juli dan 1 Agustus 2020.
Terkait hal ini, Iriawan menyebut TC di Jakarta bakal diperpanjang. Sebelumnya, pemusatan latihan dijadwalkan berakhir besok 8 Agustus 2020.
Akan tetapi, mantan Kapolda Metro Jaya itu belum bisa memastikan sampai kapan. Bisa saja sampai keberangkatan TC lanjutan di luar negeri.
Baca Juga: Ada Isu Pemain Terinfeksi COVID-19, Ini Jawab Ketum PSSI dan Shin Tae-yong
"Paling tidak sampai tanggal 15 Agustus 2020. Tanggal 16 (Agustus) itu berangkat (TC di luar negeri) tapi kemungkinan bisa mundur. Ternyata ke Korea Selatan tak semudah dibayangkan, karena 14 hari karantina juga," jelasnya.
"Ini jadi permasalahan buat saya. Karena anak-anak di sini kan sudah clear. Kalau 14 hari jadi permasalahan sendiri. Pemain sampaikan terlalu lama. Tapi, kalaupun itu terjadi ya apa boleh buat," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bisa Diuntungkan? Erick Thohir Buka Suara Soal India di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Kevin Diks Amankan Tempat di Tim Utama, Pelatih Gladbach Yakin dengan Bek Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yog Boyong Persija TC ke Thailand, Satu Pemain Keturunan Ditinggal Gegara Ini
-
4 Wasit Diduga Terlibat Skandal Esek-esek, Salah Satunya Pernah Pimpin Laga Timnas Indonesia
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali