Suara.com - Laga hidup mati akan dilakoni Inter Milan di babak perempat final Liga Europa. Selasa (11/8/2020) dini hari WIB, tim besutan Antonio Conte akan menghadapi wakil Bundesliga, Bayer Leverkusen di Merkur Spiel-Arena.
Gagal merebut gelar Serie A dari Juventus dan hanya terpaut satu poin di klasemen akhir musim 2019/20, memang terasa menyesakkan bagi Conte. Akan tetapi ia mencoba melupakan hal itu dan fokus merebut trofi kompetisi kasta kedua Eropa.
Menghadapi Leverkusen, Conte optimistis anak-anak asuhnya mampu memenangi laga dan merebut tiket semifinal. Namun demikian, mantan manajer Chelsea itu tak ingin memandang bakal lawannya tersebut sebelah mata.
Baginya, Leverkusen adalah tim kuat bermaterikan pemain berbakat. Mengingat pemain-pemain cepat yang dimiliki wakil Bundesliga itu, Conte mewaspadai serangan balik tim besutan Peter Bosz.
"Leverkusen adalah tim penuh pemain berbakat. Beberapa pemain mereka sangat cepat. Jadi kami harus hati-hati agar tidak kehilangan bola dan mewaspadai serangan balik Leverkusen, karena mereka bisa menjadi sangat berbahaya," kata pelatih Inter Milan Antonio Conte.
"Di waktu yang bersamaan, kami harus bisa mengerahkan kemampuan terbaik kami. Kami harus bisa mendominasi penguasaan bola, bermain sesuai strategi dan berusaha menyulitkan mereka," sambungnya seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Kami bekerja keras setiap hari untuk mencapai target. Untuk mencapai target, kami harus menunjukkan di lapangan jika kami memang pantas."
"Kami harus mengerahkan semua kemampuan kami untuk bisa mencapai semifinal, final, kemudian mengangkat trofi. Semua orang akan bahagia."
Senada dengan sang allenatore, penjaga gawang Inter Milan Samir Handanovic optimistis kemenangan bisa diraih timnya dalam pertandingan ini.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Duel MU vs Kopenhagen di Liga Europa
Apalagi, keberhasilannya mengawal gawang Inter dari ancaman di sejumlah pertandingan terakhir, membuatnya semakin percaya diri.
"Ketika Anda tidak kebobolan, kepercayaan diri Anda pasti meningkat. Semakin bagus penampilan Anda, Anda akan merasa semakin kuat," ujar Samir Handanovic.
"Ketika tidak kebobolan untuk waktu yang cukup lama, memang ada faktor keberuntungan. Dalam sepak bola, hal seperti ini berpengaruh."
"Kami sudah mendapatkan kerangka permainan yang mengubah permainan kami."
Berita Terkait
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Inter Milan Cari Bek Baru, Harry Maguire Masuk Kandidat Bersaing dengan Rekan Jay Idzes
-
Prediksi Scudetto 2026/2027: Inter Masih Favorit, Como 1907 Jadi Penantang Serius
-
Enggan Pensiun, Henrikh Mkhitaryan Ingin Bertahan di Inter Milan Satu Musim Lagi
-
Bukan Allegri, Pelatih Ini Jadi Kandidat Terdepan Pengganti Antonio Conte di Napoli
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
John Herdman Puji Rayhan Hannan, Pemain Berbakat Persija Jakarta yang Bermentalitas Kuat
-
Fakta-fakta Laga Pertama Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026, Sekuat Apa Myanmar?
-
Respon Berkelas Joey Pelupessy Usai Bawa SK Lommel Naik Kasta: Ingin Promosi? Beli Saya!
-
PSG Samai Rekor Legendaris Barcelona, Cetak 45 Gol dalam Semusim Liga Champions
-
Marquinhos Bocorkan Obrolannya dengan Gabriel Usai Gagal Penalti di Final Liga Champions
-
John Herdman Serius Bidik Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Bakal TC 20 Hari di Bali
-
Gagal Rekrut Alisson Becker, Juventus Alihkan Target ke Eks Kiper Manchester United
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Al-Ittihad Ikut Bersaing Dapatkan Ibrahima Konate
-
Mathew Baker Berpotensi Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia Jika Main di FIFA Matchday