Suara.com - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengatakan timnya belum bisa memulai latihan jelang Liga 1 bergulir karena menunggu protokol kesehatan. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu juga tak tahu kapan dokumen tersebut terbit.
Liga 1 2020 akan kembali dilanjutkan pada 1 Oktober mendatang. Kompetisi yang berlangsung di tengah pandemi COVID-19 ini mengharuskan adanya protokol kesehatan yang ketat.
Namun, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepakbola profesional di Tanah Air hingga saat ini belum juga menerbitkannya. Padahal, itu sangat ditunggu-tunggu oleh tim sebagai bahan awal untuk melakulan persiapan jelang Liga 1.
Seperti halnya PSIS Semarang. Tim besutan Dragan Djukanovic ini baru akan berlatih jika protokol kesehatan sudah turun sehingga tidak salah langkah.
"Kita PSIS Semarang masih menunggu protokol kesehatan dari PT LIB karena memang belum keluar. Jadi kita belum bisa mulai latihan," kata Yoyok saat dihubungi Suara.com via pesan WhatsApp, Kamis (13/8/2020).
Selain itu, salah satu syarat kompetisi bisa berlangsung adalah tim harus melakukan swab test kepada skuatnya. Untuk hal ini, Mahesa Jenar --julukan PSIS-- baru akan melakukannya jika seluruh pemain, pelatih, dan ofisial tim berkumpul untuk memulai latihan.
"Kami akan melakukan swab test kalau sudah kumpul mau menggelar latihan," tambah pria yang juga Anggota DPR RI itu.
Beberapa aturan baru di Liga 1 sudah diterbitkan oleh PSSI dan PT LIB. Diantaranya pertandingan berpusat di Pulau Jawa, adanya kenaikan subsidi, dan tanpa penonton.
Berita Terkait
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026