Suara.com - Bek tengah Barcelona, Gerard Pique menyerukan perubahan radikal dari atas ke bawah setelah timnya dihancurkan 2-8 oleh Bayern Munich.
Barcelona tersingkir di babak perempatfinal Liga Champions 2019/2020, setelah dibabat habis Bayern pada laga yang dihelat di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB.
Kekalahan memalukan dengan skor mencolok ini dianggap Pique menjadi malam tergelap dalam sejarah klub Katalunya tersebut.
"Kami merasa hancur, malu adalah kata yang cocok menggambarkan perasaan saya atas kekalahan ini. Kami tidak mampu untuk bersaing seperti ini karena ini bukan yang pertama, kedua atau ketiga kalinya hal ini terjadi," kata Pique yang terlihat berkaca-kaca usai laga, seperti dilansir Tribal Football.
"Ini sangat menyakitkan, tetapi saya harap ini memiliki tujuan tertentu. Ini sudah yang paling bawah, Anda bisa bilang ini sudah di titik nadir. Harus ada perubahan di Barcelona," sambung bek berusia 33 tahun itu.
Pique sendiri bahkan mengaku siap untuk meninggalkan Barcelona jika itu bisa membuat klub yang dicintainya itu bisa berubah menjadi lebih baik.
Pique juga menyiratkan bahwa para petinggi Barcelona bersalah, termasuk Josep Maria Bartomeu sebagai presiden klub, atas kesulitan yang dihadapi timnya saat ini dan ingin adanya perubahan di posisi teratas klub tersebut.
"Kami semua perlu merefleksikan secara mendalam, Klub membutuhkan banyak perubahan. Saya tidak berbicara tentang pelatih, pemain - saya tidak ingin menunjuk siapa pun tetapi klub membutuhkan perubahan pada level struktural," ucap Pique.
"Bila darah baru perlu datang untuk klub menjadi lebih baik maka saya siap diganti, dan saya akan menjadi orang pertama yang pergi bila perlu. Ya, karena tampaknya kami telah mencapai titik terendah," celotehnya.
Baca Juga: Satu Lagi Penggawa Barcelona Positif Terjangkit COVID-19, Samuel Umtiti
"Kami semua harus merenungkan tentang apa yang terbaik untuk klub dan untuk Barca," tandas eks pemain Manchester United itu.
Berita Terkait
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Lawan Tim yang Diperkuat Polisi Berusia 50 Tahun, Bayern Munich Menang Telak 15-0
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
AHY Soroti Ketahanan Air dalam Pameran Solusi Air, Energi, dan Lingkungan
-
Andina Narang Ajak Pelajar Kalteng Bijak dan Cerdas Manfaatkan Teknologi
-
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Konser Musik
-
Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?
-
Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor
-
BPBD Kota Cirebon Salurkan 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Bosan Dimsum Mentai? Ini 5 Kuliner Nusantara di Nganjuk yang Patut Dicoba
-
Kritik Putusan MK soal Anggaran MBG, Denny Indrayana: Aneh
-
Bisa Picu Konflik Horizontal! DPR Minta Polisi Tindak Tegas Gimik Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras
-
Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah