Suara.com - Gelandang kreatif Manchester City, Kevin de Bruyne, menyebut kekalahan 1-3 lawan Olympique Lyon di babak perempat final Liga Champions menjadi cerminan performa timnya semusim ini.
Jauh lebih diunggulkan di atas kertas, City memperlihatkan lini belakang yang rapuh dan satu gol De Bruyne tak cukup mengimbangi gol Maxwell Cornet serta dwigol Moussa Dembele di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).
"Ini sebuah tim yang hebat, tetapi kami terlalu banyak melakukan kesalahan. Itu yang kami lakukan sepanjang musim ini," kata De Bruyne dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA seperti dimuat Antara.
De Bruyne mengakui penampilan City tak bagus di babak pertama sebab ia dan rekan-rekannya telat panas memasuki pertandingan, terlebih skema tiga bek Pep Guardiola yang menempatkan pemain gaek Fernandinho di lini belakang cukup menjadi bumerang berujung gol pertama Lyon.
Ketika di babak kedua City tampak menemukan karakter permainan menyerang khas mereka dan berkali-kali peluang yang tercipta terbuang percuma, termasuk Raheem Sterling yang melepaskan tembakan melambung di muka gawang yang menganga.
"Kami paham babak pertama tidak terlalu bagus, kami memulai dengan lambat dan tak banyak opsi serangan," ujar De Bruyne.
"Saya pikir di babak kedua kami main sangat baik, menekan mereka dan lebih menyerang seperti biasanya. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol sebetulnya. Tapi itu tidak cukup bagus dan kami harus belajar lagi," katanya melengkapi.
City pulang lebih awal dan kembali harus merintis ambisi mereka jadi juara Eropa, sementara Lyon melangkah ke semifinal menantang Bayern Muenchen yang kini praktis jadi kandidat terkuat.
Baca Juga: Lyon Lolos ke Semifinal Liga Champions, Cornet: Bukan karena Keberuntungan
Berita Terkait
-
Haaland Minta Maaf dan Sebut Kekalahan Manchester City dari Bodo/Glimt Memalukan
-
Pep Guardiola Guardiola Beberkan Alasan Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt
-
Juara Bertahan Tak Berdaya, PSG Dilumat Klub Portugal Sporting CP di Liga Champions
-
Real Madrid Ngamuk, AS Monaco Dibantai 6-1 di Liga Champions
-
Kejutan Liga Champions, Manchester City Kalah dari 1-3 Klub Norwegia Bodo/Glimt
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
Terkini
-
Haaland Minta Maaf dan Sebut Kekalahan Manchester City dari Bodo/Glimt Memalukan
-
Persib Bandung Rekrut Layvin Kurzawa untuk Jangka Pendek
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Bulgaria Jelang Bentrok di FIFA Series 2026
-
Pep Guardiola Guardiola Beberkan Alasan Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt
-
Tambahan Amunisi Lini Depan, Semen Padang Resmi Pinjam Maicon Souza dari Borneo FC
-
Arema FC Ungkap Alasan Boyong Gustavo Franca
-
Tak Dibawa Barcelona ke Ceko, Marc-Andre ter Stegen Tes Medis di Girona
-
Resmi Gabung, Yabes Roni Ingin Bawa Persis Solo Keluar dari Zona Degradasi
-
Juara Bertahan Tak Berdaya, PSG Dilumat Klub Portugal Sporting CP di Liga Champions
-
Real Madrid Ngamuk, AS Monaco Dibantai 6-1 di Liga Champions