Suara.com - Mantan kapten timnas Inggris Wayne Rooney yakin Paris Saint-Germain (PSG) memiliki kecepatan dan keterampilan untuk mengekploitasi garis pertahanan tinggi Bayern Munich di final Liga Champions pada Senin (24/8/2020) dini hari WIB.
Rooney yakin bahwa skuat kelas dunia PSG bisa menghukum juara Bundesliga dengan cara yang tidak bisa dilakukan Olympique Lyonnais.
Penyerang Lyon Memphis Depay dan Karl Toko Ekambi melewatkan peluang emas dalam 16 menit pertama setelah kekalahan 0-3 mereka dari Bayern di semifinal pada Kamis sambil memperingatkan bahwa tiga penyerang PSG Neymar, Kylian Mbappe dan Angel Di Maria tidak akan menyia-nyiakan kesempatan.
"Bayern memiliki keuntungan yang sebagian besar dari starting line-up mereka pernah bermain di final Liga Champions sebelumnya. Namun, saya punya feeling untuk PSG," tulis Rooney di kolomnya untuk the Sunday Times yang dilansir Reuters pada Minggu (23/8).
"Ini akan menjadi adu penalti dan saya rasa dengan Neymar, Mbappe dan Di Maria, PSG akan memanfaatkan lini pertahanan tinggi yang dimainkan Bayern. Mereka akan mendapatkan peluang dan memanfaatkannya."
"Saya tidak ragu bahwa tekanan tinggi akan menciptakan peluang bagi Bayern, tetapi PSG cukup bagus dalam penguasaan bola untuk menghadapinya dan begitu mereka bisa mengatasinya akan ada peluang bagi penyerang mereka."
Mbappe dan Neymar sudah pasti akan menjadi sorotan utama dalam laga tersebut. Keduanya total sudah mencetak delapan gol dan sembilan assist dalam Liga Champions sejauh ini.
Rooney yakin mantan rekan setimnya di Manchester United, Di Maria bisa membuat perbedaan.
"Penentu kemenangan pertandingan PSG mungkin saja Di Maria. Ia pemain yang luar biasa. Ia bekerja tanpa lelah di lapangan dan operan, visi dan kesadarannya melihat situasi sangat brilian," kata Rooney. (Antara)
Baca Juga: 6 Fakta Menarik Jelang Duel PSG vs Bayern Munich di Final Liga Champions
Berita Terkait
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions
-
10 Pelatih Legendaris dengan Rekor Ciamik di Piala Dunia, Siapa Paling Berkesan?